Skripsi
Karakteristik bahasa makian mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang (suatu studi pragmatik) / Candra Kurniawan
Abstrak
Ungkapan makian biasanya digunakan dalam keadaan marah. Jika seseorang sedang marah akal sehatnya tidak berfungsi lagi sehingga ia akan berbicara dengan menggunakan ungkapan-ungkapan atau kata-kata kasar. Dalam keadaan seperti ini ungkapan makian seolah-olah hanya digunakan sebagai alat pelampiasan perasaan. Peristiwa ini mengakibatkan terjadinya penyelewengan dalam penerapan makna. Makna suatu kata diterapkan pada referen yang tidak sesuai dengan makna kata yang sesungguhnya. Bahasa Makian Mahasiswa Sastra Universitas Negeri Malang oleh penuturnya selain berfungsi sebagai sarana pengungkapan rasa marah juga dapat digunakan sebagai sarana pengungkapan rasa kesal rasa kecewa penyesalan keheranan dan penghinaan serta dipakai dalam nuansa keakraban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Tujuan penelitian (1) mendeskripsikan berbagai bentuk ungkapan makian yang digunakan dalam bahasa sehari-hari mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang (2) mendeskripsikan strategi penggunaan ungkapan makian yang ada di seputar mahasiswa jurusan Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang. (3) mendeskripsikan berbagai fungsi bahasa makian yang digunakan dalam percakapan sehari-hari khususnya yang ada di seputar mahasiswa jurusan Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang. Pendekatan teori yang dipakai adalah karakteristik bahasa dalam studi pragmatik dengan objek kajian peristiwa tutur Bahasa Makian Mahasiswa Sastra Indonesia UM. Pengumpulan data yang dilakukan menggunakan analisis kontekstual terhadap data kebahasaan. Metode atau langkah kerja dalam penilitian karakteristik bahasa makian ini meliputi (1) peneliti mengamati peristiwa ungkapan makian (2) pentranskripan data yang telah diperoleh melalui pengamatan ungkapan makian (3) pengidentifikasian data (4) pengklasifikasian (5) pengkodean (6) penyimpulan. Tahap ini dilakukan setelah tahap olah data untuk selanjutnya ditarik kesimpulan tentang bagaimana fungsi ungkapan makian digunakan. Penelitian ini dapat disimpulkan. Pertama bentuk ungkapan makian merupakan wujud ujaran dengan pilihan kata-kata atau frasa yang tepat digunakan sebagai alat pengungkap perasaan penutur. Kedua strategi penggunaan bahasa makian merupakan wujud dari penerapan teori SPEAKING. Ketiga ragam fungsi ungkapan makian selain menjadi sarana pengungkap rasa marah juga dapat digunakan sebagai sarana pengungkapan rasa kesal rasa kecewa penyesalan keheranan maupun penghinaan. Namun sebaliknya bahasa makian juga dapat digunakan sebagai sarana pengungkapan rasa keintiman atau nuansa keakraban. Berdasarkan simpulan penelitian diatas disarankan kepada (1) peneliti lanjutan disarankan untuk meneliti dari sudut pandang yang lain yaitu aspek psikologi baik dari segi penutur maupun semua partisipan dalam peristiwa tutur makian (2) komentator dan pengulas bahasa diharapkan dapat dijadikan sumber informasi untuk mengetahui berbagai bentuk ungkapan makian ragam fungsi ungkapan makian dan strategi penggunaan ungkapan makian (3) mahasiswa UM khususnya jurusan Bahasa Indonesia hasil penelitian ini bisa dijadikan sebagai tolak ukur dalam menggunakan ungkapan makian. Sebab dalam penelitian ini terdapat uraian tentang strategi penggunaan ungkapan makian berdasarkan unsur-unsur yang terdapat pada peristiwa tutur dalam suatu pembicaraan (4) pengguna bahasa hasil penelitian menyangkut penyikapan sosial dalam penggunaan ungkapan makian yang dipakai.