Skripsi
Metode think pair share dan numbered head together dalam pemvelajaran Bahasa Jerman di SMA Negeri Gondanglegi / Zuhriyatus Sa\'adah
Abstrak
ABSTRAK Sa adah Zuhriyatus. 2008. Metode Think Pair Share dan Numbered Head Together dalam Pembelajaran Bahasa Jerman di SMA Negeri Gondanglegi. Skripsi. Jurusan Sastra Jerman Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. Herri Akhmad Bukhori M. A. M. Hum. dan Dra. Primardiana H. W. M. Pd. Kata Kunci metode Think Pair Share Numbered Head Together Metode yang digunakan oleh guru dalam mengajar mempunyai andil besar pada prestasi belajar siswa. Banyak sekali metode pembelajaran yang dapat diterapkan di kelas diantaranya adalah metode struktural. Metode ini dikembangkan oleh Kagan dengan maksud agar para siswa bekerjasama dalam kelompok. Metode struktural yang dapat meningkatkan penguasaan akademik terdiri atas metode Think Pair Share (TPS) dan Numbered Head Together (NHT). Kedua metode pembelajaran kooperatif ini merupakan strategi belajar mengajar yang mengedepankan kerja sama dan saling membantu untuk memahami materi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1)prestasi belajar siswa yang diajar dengan metode Think Pair Share(TPS) 2)prestasi belajar siswa yang diajar dengan metode Numbered Head Together(NHT) 3)perbedaan metode Think Pair Share (TPS) dan Numbered Head Together (NHT) pada mata pelajaran Bahasa Jerman di SMA Negeri Gondanglegi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian kuasi eksperimen. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X E F dan G SMA Negeri Gondanglegi yang masing-masing berjumlah 37 orang. Data dalam penelitian ini berupa nilai hasil kemampuan awal siswa (pretest) hasil observasi nilai hasil belajar siswa (posttest) dan hasil angket. Instrumen yang digunakan adalah Rencana Pelaksanaan Pengajaran (RPP) panduan observasi tes dan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa respon siswa tentang penerapan metode Think Pair Share (TPS) dan Numbered Head Together (NHT) cukup positif. Dari hasil pretest dan posstest diketahui adanya peningkatan untuk kelas kontrol nilai rata-rata pretest adalah 62 5 sedangkan nilai rata-rata posttest adalah 66 72. Untuk kelas eksperimen A dan B nilai rata-rata pretest adalah 65 37 dan 65 54 sedangkan nilai rata-rata posttest adalah 77 36 dan 84 14. Setelah data dianalisis menggunakan uji Mann Whitney diketahui p-value 0 030 lebih kecil dari 945 0 05. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa nilai siswa yang diajar menggunakan metode NHT lebih baik dibandingkan nilai siswa yang diajar menggunakan metode TPS. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa metode Numbered Head Together(NHT) lebih baik untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dari pada metode Think Pair Share(TPS). Oleh karena itu hendaknya guru bidang studi dapat menerapkan metode Numbered Head Together(NHT) agar lebih dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas X SMA Negeri Gondanglegi.