UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Sifat organoleptik minyak wijen yang dekstrak dengan menggunakan pelarut minyak yang berbeda / Nurul Laili Maulidiah

Maulidiah, Nurul Laili - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Maulidiah Nurul Laili. 2009. Sifat Organoleptik Minyak Wijen yang Diekstrak dengan Menggunakan Pelarut Minyak yang Berbeda. Tugas Akhir Program Studi Tata Boga Jurusan Teknologi Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Wiwik Wahyuni M. Pd. (II) Ir. Issutarti. Kata kunci minyak wijen minyak kelapa sawit minyak jagung minyak kacang tanah organoleptik. Minyak wijen adalah minyak yang diekstrak dari biji-biji wijen. Minyak ini banyak digunakan di Jepang sebagai pengganti minyak salad. Sedangkan di Indonesia dan Cina minyak wijen digunakan sebagai penambah rasa dan aroma masakan. Ada dua jenis minyak wijen yakni native oil dan refined oil. Jenis pertama (native oil) cocok digunakan untuk saus salad dan masakan yang diolah pada suhu dibawah titik didih. Jenis kedua (retined oil) tahan pada suhu tinggi sehingga sering digunakan untuk menggoreng. Pembuatan minyak wijen dapat dilakukan dengan proses pres dingin sangrai dan pres panas. Minyak wijen yang banyak dijual di Indonesia adalah minyak wijen dengan proses penyangraian. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen pembuatan minyak wijen yang diekstrak dengan menggunakan pelarut minyak nabati yang berbeda yaitu minyak kelapa sawit minyak jagung dan minyak kacang tanah. Masing-masing perlakuan dilakukan tiga kali pengulangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat organoleptik yang meliputi warna kekeruhan dan aroma melalui uji mutu hedonik dan uji hedonik. Eksperimen dilakukan pada bulan November sampai Desember 2008 di Laboratorium Pastry dan Bakery Tata Boga Gedung H4 lantai dua Universitas Negeri Malang. Data diperoleh dari panelis agak terlatih sebanyak 20 orang yaitu mahasiswa D3 Tata Boga angkatan 2005-2006 secara acak. Data dianalisis dengan analisis sidik ragam dan Duncan s Multiple Range Test (DMRT). Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang sangat nyata terhadap warna dan aroma antara minyak wijen yang diekstrak dengan minyak kelapa sawit minyak jagung dan minyak kacang tanah. Hasil uji mutu hedonik terhadap warna kekeruhan dan aroma minyak wijen menunjukkan bahwa minyak wijen yang diekstrak dengan menggunakan minyak kacang tanah menempati skor tertinggi. Untuk kekeruhan minyak wijen yang diekstrak dengan menggunakan minyak jagung mempunyai skor tertinggi. Sedangkan dari uji hedonik panelis menyukai warna kekeruhan dan aroma minyak wijen yang diekstrak dengan menggunakan minyak kacang tanah.


Informasi Detail
DDC
Rp 665.3585 MAU s
Prodi
Tugas Akhir (Diploma)--Universitas Negeri Malang. Program Studi D3 Tata Boga, 2009.
Deskripsi Fisik
viii, 56 hlm : il. : tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00616/KI/09
Edisi
Tugas Akhir (Diploma)--Universitas Negeri Malang, 2009
Subjek
1. MINYAK WIJEN - SIFAT ORGANOLEPTIK
Pembimbing
1. WIWIK WAHYUNI ; 2. ISSUTARTI
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik