Tugas Akhir
Penerapan strategi pemasaran jasa pada rumah sakit Lavalette Malang / Nanin Karlina
Abstrak
Perkembangan zaman yang berjalan semakin cepat ditandai dengan era globalisasi telah membawa dampak ke berbagai bidang. Salah satu dampak yang muncul akibat adanya globalisasi adalah semakin ketatnya persaingan dalam dunia usaha. Hal ini mengharuskan semua perusahaan untuk mempunyai strategi agar dapat tetap bertahan dan mengikuti persaingan. Tak terkecuali dengan perusahaan yang bergerak dibidang jasa pelayanan kesehatan (rumah sakit). Perusahaan harus dapat mensosialisasikan produknya karena pangsa pasar yang semakin luas dan semakin tingginya kesadaran masyarakat akan kesehatan sehingga dibutuhkan strategi pemasaran yang tepat untuk memasarkan produknya terlebih lagi untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Strategi pemasaran merupakan proses analisis perencanaan implementasi dan pengendalian yang dirancang untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen. Dalam penyusunan tugas akhir ini diawali dengan kegiatan praktik kerja lapangan (PKL) penulis berusaha untuk mengetahui bagaimana penerapan strategi pemasaran di Rumah Sakit Lavalette Malang kegiatan PKL ini dilaksanakan selama satu bulan yaitu mulai tanggal 7 Oktober 2008 sampai dengan 31 Oktober 2008. Selama kegiatan praktikum penulis ditempatkan pada bagian sub unit Customer Service. Berdasarkan hasil pengamatan yang penulis lakukan menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang dilakukan oleh Rumah Sakit Lavalette Malang berada pada bauran pemasarannya yang meliputi kebijakan dalam hal produk price place promosi layanan pelanggan (customer services) people dan proses. Dalam menjalankan kegiatan pemasarannya Rumah Sakit Lavalette Malang memiliki beberapa faktor pedukung antara lain 1) Rumah Sakit Lavalette telah memiliki sarana dan prasarana yang cukup lengkap 2) Rumah Sakit Lavalette Malang memiliki SDM di bidang medis yang berkualitas serta didukung oleh dokter-dokter yang ahli dibidangnya. Disamping faktor pendukung tersebut terdapat pula faktor-faktor yang menghambat kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh Rumah Sakit Lavalette Malang antara lain 1) terbatasnya jumlah SDM dibidang pemasaran mengakibatkan kegiatan marketing tidak bisa berjalan 2) tim pemasaran yang telah dibentuk tidak dapat melakukan kerjasama dengan maksimal dikarenakan masing-masing anggotanya mengalami kesulitan untuk bertemu dan melakukan koordinasi karena unit yang ditempati berbeda 3) dari PTPN XI (Persero) tidak ada alokasi dana untuk kegiatan pemasaran. Berdasarkan hasil PKL yang penulis laksanakan di Rumah Sakit Lavalette Malang maka penulis mencoba untuk memberikan saran yang diharapkan dapat berguna bagi perusahaan (rumah sakit). Adapun saran yang dapat penulis sampaikan adalah 1) sebagai perusahaan yang bergerak dibidang jasa pelayanan kesehatan Rumah Sakit Lavalette Malang hendaknya senantiasa memperbaiki sistem pelayanannya untuk meningkatkan daya saing yang kompetitif 2) harus tercipta hubungan kerja sama yang baik antar semua bagian dalam perusahaan untuk mendukung pencapaian visi dan misi perusahaan 3) Rumah Sakit Lavalette Malang hendaknya senantiasa menjaga hubungan baik dan aktif memberikan informasi serta program-program yang dimiliki kepada pihak-pihak yang mempunyai hubungan kerja sama dengan rumah sakit dalam hal ini merupakan tugas dari tim pemasaran 4) untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien hendaknya diberikan pendidikan kepada perawat secara berkelanjutan mengenai cara-cara memberikan pelayanan jasa yang baik serta cara bagaimana menjaga penampilan agar tetap terlihat menarik meski sudah bekerja selama sehari penuh. Hal ini diperlukan karena perawat adalah orang-orang yang senantiasa berinteraksi dengan pasien dan keluarganya.