Skripsi
Relevansi pendidikan ekonomi yang diperoleh produsen dan distributor dengan kegiatan usaha industri kecil kripik aneka buah di Desa Kedondong Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun / Hakim Waskito
Abstrak
ABSTRAK Waskito Hakim. 2009. Relevansi Pendidikan Ekonomi Yang Dipeoleh Produsen Dan Distributor Dengan Kegiatan Usaha Industri Kecil Kripik Aneka Buah Di Desa Kedondong Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun. Skripsi Program Studi Pendidikan Ekonomi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Drs. Wahjoedi M.E (II) Dr. Nasikh S.E M.P M.Pd. Kata kunci Pendidikan Ekonomi Produsen Distributor Industri Kecil Industri kecil memegang peranan penting di dalam perkembangan perekonomian Indonesia. Semakin banyak industri kecil yang ada di dalam suatu negara akan semakin banyak pula menyerap tenaga kerja. Untuk memajukan industri ini tidak bisa terlepas dari campur tangan SDM yang unggul. SDM yang unggul bisa diperoleh melalui pendidikan ekonomi baik di lingkungan formal informal maupun non-formal. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan (1) Bagaimana relevansi pendidikan ekonomi yang diperoleh produsen dengan kegiatan usaha industri kecil (2) Bagaimana relevansi pendidikan ekonomi yang diperoleh distributor dengan kegiatan usaha industri kecil . Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Lokasi penelitian ini terletak di industri kecil kripik aneka buah di Desa Kedondong Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober-Desember 2008 yang menjadi subjek dan informan penelitian ini adalah Lambang Wijayanto selaku produsen dan Brien Luruh Windrian selaku distributor. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan berperanserta dan wawancara mendalam. Analisis data yang digunakan adalah analisis data secara induktif dengan prosedur reduksi data display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam kegiatan industri kecil ini melibatkan produsen dan distributor. Produsen mendapatkan pendidikan ekonomi dari sektor non formal berupa pelatihan. Pendidikan non formal yang diperoleh dari pelatihan-pelatihan kemudian diterapkan dalam kegiatan produksi. Setelah diterapkan dapat diketahui bahwa dengan adanya pelatihan membawa dampak yang positif terhadap perkembangan usaha. Distributor mendapatkan pendidikan ekonomi dari pendidikan formal dan non formal. Pendidikan ekonomi yang diperoleh dari pelatihan diterapkan dalam kegiatan usaha untuk memperluas jaringan pemasaran. Dari hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa dalam proses produksi di industri kecil kripik aneka buah diperlukan peran pendidikan ekonomi untuk meningkatkan nilai output produksi. Diantara pendidikan ekonomi yang diterapkan dalam kegiatan usaha ini berupa pelatihan-pelatihan dari dinas terkait.. Proses distribusi memerlukan pendidikan ekonomi untuk memperlancar arus barang dari produsen ke konsumen. Distributor dalam kegiatan usaha ini mempunyai pendidikan Administrasi Niaga sehingga mempunyai banyak pengetahuan tentang teknik-teknik pemasaran. Selain dari pendidikan formal juga mendapat pelatihan dari dinas terkait berupa pelatihan ICT dan prosedur promosi ekspor. Pendidikan non formal memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap perluasan pemasaran kripik buah.