Skripsi
Buku teks Bipa \"Living Indonesia\" telaah materi Tata Bahasa dan penerapannya / Trisna Andarwulan
Abstrak
Salah satu ukuran keberhasilan mengajar BIPA dapat dilihat dari kemampuan siswa menggunakan bahasa yang dipelajari untuk berkomunikasi dengan baik. Untuk mencapai tahap ini tentu saja siswa harus mempelajari dan memahami aspek-aspek bahasa yang baru dipelajari melalui proses pembelajaran yang dimulai dari tingkat yang paling sederhana. Salah satu aspek yang harus dipelajari adalah tata bahasa. Materi tata bahasa yang diteliti mengacu pada buku teks BIPA Living Indonesian. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan deskripsi tentang materi tata bahasa yang meliputi wujud pemilahan gradasi materi tata bahasa dan penerapan materi tata bahasa pada buku teks BIPA LI dalam kegiatan pembelajaran di CIS BIPA UM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu dokumentasi dan wawancara. Sumber data yang digunakan yaitu buku teks BIPA LI dan juga beberapa responden (pelajar BIPA pengajar BIPA dan penulis buku). Dalam instrumen penelitian selain menggunakan buku teks tetapi juga berupa angket wawancara dan pengamatan langsung. Materi tata bahasa pada buku teks BIPA LI meliputi salam pengenalan kata bilangan kata ganti kata tunjuk ungkapan persetujuan dan penolakan arah mata angin (sudah baru masih sedang mau dan akan) kata tanya dan bukan/tidak nama hari dan bulan penggunaan keterangan waktu pemakaian yang pemakaian -nya bentuk-bentuk perbandingan kata bilangan lanjutan perintah dan himbauan kalimat aktif dan pasif kata-kata yang diikuti oleh bentuk pasif kalimat pasif dan aktif dengan kata ganti awalan ber- imbukan ber-an akhiran -kan akhiran -i perbedaan akhiran -kan dan -i akhiran -an. Dari hasil telaah wujud materi tata bahasa terdiri atas 12 sub pelajaran. Materi kosakata dan ungkapan disajikan dalam unit pelajaran tata bahasa. Pemilahan materi tata bahasa dalam buku teks BIPA LI didasarkan atas wujud materi dan prinsip pengelompokan materi. Berdasarkan wujud materi materi tata bahasa dipilah menjadi materi kosakata dan materi ungkapan. Materi kosakata terdiri atas materi pengenalan bilangan nama hari dan bulan dan arah mata angin. Sementara itu pemilahan berdasarkan prinsip pengelompokan materinya terdiri atas tiga prinsip yaitu kesamaan bentuk kekontrasan dan kesejajaran bentuk. Gradasi materi tata bahasa pada buku teks BIPA LI didasarkan atas model penggradasian materi. Berdasarkan telaah ditemukan empat model gradasi materi. Empat model tersebut adalah (1) urutan menurut tahapan perolehan unsur bahasa (teori - praktek) (2) urutan menurut tingkat kesederhanaannya (sederhana kompleks) (3) urutan secara umum khusus dan (4) urutan teratur menyimpang. Sementara itu berdasarkan penerapannya materi tata bahasa yang terdapat dalam buku teks BIPA LI telah digunakan dan diterapkan oleh pebelajar BIPA di tingkat pemula. Pada angkatan tahun 2008 ini pebelajar hanya menggunakan buku teks LI karena buku teks tersebut merupakan buku utama/pokok. Selain itu buku teks LI mendapat respon yang cukup baik dari pebelajarnya. Dalam pembelajarannya materi tata bahasa yang diajarkan pada pebelajar BIPA tidak selalu urut dengan materi tata bahasa yang terdapat dalam buku teks LI. Materi yang diajarkan disesuakan dengan kebutuhan pelajar. Pengajar menggunakan beberapa strategi agar pelajar tidak hanya sekedar terpaku pada teks. Strategi yang digunakan bisa berupa role play pengalaman substitusi drilling dan sebagainya. Dengan adanya strategi yang digunakan situasi kelas menjadi hidup dan tidak membosankan juga membuat pelajar lebih interaktif dengan materi yang diajarkan. Dalam penelaahan materi tata bahasa dan penerapannya pada buku teks BIPA LI ini peneliti menjumpai beberapa kekurangan diantaranya materi kosakata dan ungkapan dimasukkan dalam unit tata bahasa konsistensi penulisan buku kurang optimal dan acuan teori buku teks belum jelas. Oleh sebab itu diharapkan dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai masukan kepada penulis untuk penyusunan buku teks BIPA berikutnya agar buku teks menjadi lebih fungsional.