Skripsi
Perbedaan perencanaan dan keputusan karier siswa kelas XII ditinjau dari jenis kelamin di SMA Negeri 2 Pasuruan / Lailatul Zahro
Abstrak
ABSTRAK Zahro Lailatul. 2009. Perbedaan Perencanaan dan Keputusan Karier Siswa Kelas XII Ditinjau dari Jenis Kelamin di SMA Negeri 2 Pasuruan. Skripsi Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Harmiyanto (II) Drs. Hariadi Kusumo. Kata-kata kunci Perencanaan karier keputusan karier jenis kelamin Perencanaan karier merupakan proses kegiatan menyusun rencana-rencana karier dan keputusan karier merupakan proses lanjutan dari perencanaan karier dimana terjadi proses menentukan pilihan dari alternatif-alternatif yang sudah direncanakan. Pada kehidupan sehari-hari sering dipermasalahkan tentang pekerjaan laki-laki maupun perempuan yang diharapkan sesuai dengan kodradnya. Selama ini ada kecenderungan siswa laki-laki dalam hal memilih kariernya kepada sesuatu yang bersifat teknik sedangkan perempuan lebih memilih kariernya kepada sesuatu yang bersifat jasa. Akan tetapi sekarang ini perkembangan karier di Indonesia menunjukkan bahwa komposisi jenis kelamin pada dunia kerja sedang berubah kearah partisipasi wanita yang lebih besar. Oleh karena itu layanan bimbingan karier penting diberikan kepada siswa sesuai dengan perkembangan kariernya agar siswa dapat merencanakan dan mengambil keputusan kariernya dengan tepat terkait Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui gambaran perencanaan karier siswa kelas XII di SMAN 2 Pasuruan (2) mengetahui gambaran keputusan karier siswa kelas XII di SMAN 2 Pasuruan (3) mengetahui ada tidaknya perbedaan perencanaan karier siswa kelas XII di SMAN 2 Pasuruan (4) mengetahui ada tidaknya perbedaan keputusan karier siswa kelas XII di SMAN 2 Pasuruan. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan komparatif. Populasi penelitian siswa kelas XII di SMAN 2 Pasuruan. Pengambilan sampel menggunakan teknik Quota Cluster Random Sampling sebanyak 96 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Analisis penelitian yang digunakan adalah analisis persentase dan analisis Chi Square. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa (1) Gambaran diri siswa secara umum mengenai perencanaan kariernya adalah cukup banyak (50 %) siswa merencanakan berkarier sesuai dengan kemampuan atau bakatnya banyak (78 1 %) siswa bertujuan berkarier untuk memenuhi kewajiban mempertahankan harga diri dan mencapai prestasi kerja cukup (32 3 %) siswa yang merencanakan tempat berkariernya diprovinsi sendiri dan banyak (71 %) siswa yang merencanakan berkarier di instansi negeri. Cukup banyak (53 1 %) siswa merencanakan jenjang kariernya sebagai professional tingkat tinggi. Cukup (38 5 %) siswa yang merencanakan waktu 0 1 tahun setelah lulus sekolah menengah atas. Dalam pencapaian kariernya cukup banyak (43 8 %) siswa merencanakan menambah studi sambil bekerja dan cukup banyak (45 8 %) siswa menggunakan biaya sendiri dalam proses pencapaian kariernya. (2) gambaran diri siswa secara umum mengenai keputusan kariernya adalah siswa (36 5 %) memilih melanjutkan ke perguruan tinggi adalah untuk mengembangkan bakat hobi dan pengetahuan. Siswa (41 7%) memilih melanjutkan ke perguruan tinggi sambil bekerja agar tidak membebani orang tua. Terdapat (9 4 % ) siswa memutuskan untuk mencari pekerjaan setelah lulus pada umumnya dikarenakan untuk biaya masuk perguruan tinggi. Sedangkan (11 5 % ) siswa memutuskan mengikuti kursus atau pelatihan untuk menambah wawasan pengetahuan dan keterampilan. (3) tidak ada perbedaan yang signifikan tentang perencanaan karier antara siswa laki-laki dan perempuan dalam hal Kesadaran Karier (0.753 0.05) Tujuan Karier (0.558 0.05) Program Pendidikan dan Pekerjaan instansi kerja (0.474 0.05) jenjang karier (0.215 0.05) tempat karier (0.122 0.05) waktu pencapaian karier (0.868 0 05) rencana mempercepat karier (0.817 0.05) biaya pencapaian karier (0.520 0.05). (4) ada perbedaan keputusan karier yang signifikan (0.000