Tugas Akhir
Anakisis rasio keuangan sebagai dasar untuk menilai kinerja keuangan di PT. Amak Firdaus Utomo Probolinggo / Gayuh Budi Mukhlisin
Abstrak
Dalam penulisan Tugas Akhir ini penulis memilih PT. Amak Firdaus Utomo sebagai tempat penelitian untuk mengetahui kinerja keuangannya. Dalam penilaian kinerja perusahaan ada 2 aspek yang dapat dilihat yaitu financial dan non financial dalam sudut pandang financial keberhasilan suatu perusahaan dalam menjalankan operasionalnya dapat dilihat dari laporan keuangan yang disusun pada setiap akhir periode dengan tujuan dapat mengetahui seberapa besar tingkat kinerja keuangan perusahaan jika dilihat dari rasio likuiditas solvabilitas rasio aktivitas dan rasio profitabilitas. Profitabilitas perusahaan biasanya dilihat dari laporan laba rugi perusahaan. Solvabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajibannya solvabilitas diukur dengan membuat perbandingan seluruh kewajiban terhadap seluruh aktiva dan perbandingan seluruh kewajiban terhadap ekuitas. Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban lancarnya yang diukur dengan menggunakan perbandingan antara aktiva lancar dengan kewajiban lancar. Aktivitas adalah kemampuan perusahaan dalam mempertahankan usahanya dalam jangka waktu panjang. Dalam menilai aktivitas perusahaan indikator yang digunakan adalah laporan laba rugi dan neraca keuangan perusahaan serta berbagai indikator keuangan dan non keuangan lainnya. PT Amak Firdaus Utomo jika dilihat dari rasio-rasio profitabilitas dari tahun 2005 s/d2007 mengalami kenaikan dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban fianancialnya masih dikatakan baik. Jika dilihat dari rasio-rasio solvabilitas dari tahun 2005 s/d 2007 mengalami penurunan dapat disimpulkan bahwa tingkat solvabilitas perusahaan dikatakan baik. Jika dilihat dari rasio-rasio aktivitas dari tahun 2005 s/d 2007 mengalami penurunan tingkat aktivitas dapat disimpulakn bahwa tingkat aktivitas perusahaan belum maksimal. Jika dilihat dari rasio-rasio profitabilitas mengalami kenaikan dapat disimpulkan bahwa rasio profitabilitas dari perusahaan dapat dikatakan baik Disarankan oleh penulis bahwa untuk menjamin tingkat likuiditas perusahaan agar tetap baik manajemen diharapkan mampu meningkatkan jumlah aktiva lancar berupa kas. Untuk menjamin tingkat solvabilitas perusahaan tetap baik menejemen diharapkan dalam kegiatan pendanaan produksi perusahaan melakukan pembiayaan dengan kas dari pada memilih melakukan hutang. Untuk menjaga tingkat aktivitas perusahaan manajemen perlu menjaga keefektivan dari sumber daya yang dimiliki dengan cara memperlancar perputaran aktiva dan persediaan meminimalkan biaya-biaya serta meningkatkan modal yang dimiliki. Untuk meningkatkan keuntungan perusahaan manajemen perlu melakukan langkah-langka seperti meningkatkan jumlah penjualan melakukan kebijakan-kebijakan yang dapat meningkatkan profitabilitas perusahaan