Skripsi
Studi komparasi antara pembelajaran model stad-pohon matematika dan model stad untuk meningkatkan prestasi dan motivasi belajar siswa pada pokok bahasan pangkat, akar dan logaritma kelas X SMA Negeri 7 Malang / Aulia Arditama
Abstrak
ABSTRAK Arditama Aulia. 2008. Studi Komparasi antara Pembelajaran Model STAD-Pohon Matematika dan Model STAD untuk Meningkatkan Prestasi dan Motivasi Belajar Siswa pada Pokok Bahasan Pangkat Akar dan Logaritma Kelas X SMA Negeri 7 Malang. Skripsi Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Rini Nurhakiki M.Pd (II) Drs. Imam Supeno M.S. Kata kunci STAD pohon matematika prestasi motivasi Pembelajaran pohon matematika merupakan suatu alternatif yang dapat digunakan untuk memadukan pendekatan pembelajaran problem posing dan open ended. Pembelajaran pohon matematika adalah salah satu pendekatan pembelajaran yang dilakukan guru untuk membelajarkan siswa dengan pembentukan soal atau pengajuan soal dan penyelesaian soal sehingga siswa lebih kreatif. Dengan menerapkan pembelajaran kooperatif STAD dan pohon matematika diharapkan siswa dapat berdiskusi bertukar pendapat berpikir kritis kreatif dan percaya diri sehingga dapat meningkatkan prestasi dan motivasi belajarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah prestasi belajar dan motivasi belajar siswa yang mendapatkan pembelajaran STAD-pohon matematika lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran STAD sehingga dapat membantu meningkatkat prestasi dan motivasi belajar siswa. Dalam penelitian ini rancangan penelitian yang digunakan yaitu rancangan penelitian eksperimen semu dan rancangan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswa kelas X SMA Negeri 7 Malang tahun ajaran 2008-2009. Sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik sampling acak kelompok atau cluster random sampling. Dalam penelitian ini data diperoleh dengan cara tes untuk mengetahui prestasi belajar dan pengisian angket oleh siswa untuk mengetahui motivasi belajar serta lembar observasi. Selanjutnya data pengujian hipotesis dianalis dengan bantuan MINITAB 13 for Windows. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata prestasi belajar siswa adalah 72 9 untuk kelas ekperimen dan 66 7 untuk kelas kontrol. Berdasarkan pengujian hipotesis prestasi belajar dan motivasi belajar siswa diperoleh P-Value 0 05 yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini juga didukung dari ketercapaian ketuntasan belajar siswa yaitu 73 6% dari jumlah seluruh siswa yang mengikuti pembelajaran STAD-pohon matematika telah mencapai ketuntasan belajar sedangkan siswa yang mengikuti pembelajaran STAD yaitu 59 5%. Respon yang diberikan siswa yang mengikuti pembelajaran STAD-pohon matematika maupun pembelajaran STAD adalah positif atau sangat positif yaitu sebesar 100%. Dengan demikian prestasi belajar siswa yang mendapatkan pembelajaran STAD-pohon matematika lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran STAD. Sedangkan motivasi belajar siswa yang mendapatkan pembelajaran STAD-pohon matematika lebih baik dibandingkan dengan siswa ang mendapatkan pembelajaran STAD