UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Perbedaan tingkat kebangkrutan dengan menggunakan metode X-Score (Zmijewski) dan metode Z-Score (Altman) pada perusahaan whoke sakes and retail yang terdaftar di BEI periode 2004-2006 / Kusmawati Rahayu

Rahayu, Kusmawati - Nama Orang;

Abstrak
Identifikasi terhadap kegagalan atau kebangkrutan perusahaan (business failure) dan peringatan dini (early warning) terhadap krisis finansial yang mungkin akan dihadapi oleh perusahaan adalah sangat penting bagi analis maupun praktisi. Kebangkrutan dapat diartikan sebagai kegagalan perusahaan dalam menjalankan operasi perusahaan dalam menjalankan operasi perusahaan untuk menghasilkan laba. Analisis kebangkrutan pada perusahaan Wholesales and Retail perlu dilakukan melihat produk yang dihasilkan perusahaan Wholesales and Retail merupakan kebutuhan sehari-hari yang sekarang ini persaingan bisnisnya semakin ketat. Dengan persaingan yang ketat justru mengkhawatirkan faktor daya beli masyarakat yang semakin menurun. Meskipun begitu potensi perusahaan Wholesales and Retail untuk tumbuh masih ada yang penting harus mencari celah-celah pasar dan lokasi yang memungkinkan untuk berkembang. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan Wholesales and Retail yang terdaftar di BEI pada periode 2004-2006 dengan jumlah populasi sebanyak 19 perusahaan. Dengan menggunakan purposive sampling maka diperoleh sampel sebanyak 4 perusahaan. Penelitian ini menggunakan analisis metode Zmijewski (X-Score) yang menggunakan analisis probit dengan Cummulative Normal Distribution dan metode Altman (Z-Score) yang menggunakan titik cut off untuk mengintepretasikan nilai Z-Score yaitu Z 1 20 Bangkrut 1 20 Z 2 90 Grey Area dan Z 2 90 sehat. Hasil analisis Metode Altman (Z-Score) yang menekankan pada rasio Earning Before Interest and Tax / Total Asset selama tiga tahun diantara empat perusahaan semuanya dinyatakan dalam keadaan rawan. Hasil analisis metode Zmijewski (X-Score) yang menekankan pada rasio Total Debt to Total Asset selama 3 tahun semua perusahaan memiliki nilai probabilitas yang meningkat sehingga diprediksikan semua perusahaan dalam keadaan tidak sehat. Hasil analisis metode Zmijewski dalam penelitian ini tidak ditemukan perbedaan yang berarti dalam penggunaannya untuk memprediksi kemungkinan kebangkrutan perusahaan. Dari hasil penelitian diatas disarankan sebaiknya pada penelitian selanjutnya memperluas sampel perusahaan untuk mencapai hasil yang lebih akurat karena dalam mengklasifikasikan kondisi keuangan perusahaan digunakan rentang interval sebagai angka pembanding terhadap nilai yang diperoleh tiap perusahaan yang diteliti.


Informasi Detail
DDC
Rs 658.15 RAH p
Prodi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Manajemen Keuangan, 2009.
Deskripsi Fisik
viii, 112 + [40] hlm : il. : tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00442/KI/09
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2009
Subjek
1. PERUSAHAAN, TINGKAT KEBANGKRUTAN - METODE X-SCORE (ZMIJEWSKI)
2. PERUSAHAAN, TINGKAT KEBANGKRUTAN - METODE Z-SCORE (ALTMAN)

Pembimbing
1. AGUNG WINARNO ; 2. FADIA ZEN
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik