Tugas Akhir
Pelaksanakan strategi produk pada divisi fresh Departemen RTE (Ready to Eat) di Giant Gajayana Malang / Wahyu Widayat
Abstrak
Unsur produk dan strategi produk merupakan prioritas utama yang mutlak dikuasai oleh seorang pemasar dengan dasar tersebut diharapkan seorang pemasar mampu mengetahui keinginan pasar atau konsumen dengan mengetahui apa yang konsumen akan beli dan mengapa konsumen tersebut membeli suatu produk. Sehingga dapat memuaskan para konsumen sekaligus dapat meningkatkan penjualan yang akan menghasilkan laba perusahaan dalam jangka panjang. Penulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi produk yang digunakan di Giant Gajayana Malang Divisi Fresh Departemen RTE terdapat tiga masalah yang dikaji yaitu (1) bagaimana pelaksanaan strategi produk (klasifikasi produk mutu produk merek kemasan pelabelan dan jaminan) pada Divisi Fresh Departemen RTE (2) permasalahan apa yang menghambat strategi produk pada Divisi Fresh Departemen RTE (3) bagaimana alternatif pemecahan masalah yang ada pada Divisi Fresh Departemen RTE. Strategi produk yang dilaksanakan Giant Gajayana Malang Divisi Fresh Departemen RTE meliputi pengklasifikasian produk mutu produk merek kemasan pelabelan dan jaminan. Permasalahan yang menghambat strategi produk pada Divisi Fresh Departemen RTE sering terjadi keterlambatan pengiriman produk ikan dan sayuran disebabkan antara lain cuaca stok yang terbatas dari supplier banyak produk yang mudah busuk dan rusak antara lain sayuran dan ikan kurang luasnya ruang cold storage sehingga terjadinya penumpukan barang adanya anggapan produk yang dijual terlalu mahal dan banyaknya pesaing antara lain Malang Town Square MOG. Alternatif pemecahan masalah yang menghambat strategi produk pada Divisi Fresh Departemen RTE yaitu pengiriman dari supplier yang tepat waktu menciptakan wiraniaga yang cepat dan sigap dalam menangani kerusakan pada ikan dan sayuran menambah luas cold storage mengadakan promosi yang bertuliskan Murah Abiss dan menggunakan metode-metode tertentu yang tidak dimiliki oleh pesaing. Kesimpulan yang dapat diambil penulis adalah pelaksanaan strategi produk yang dilaksanakan Giant Gajayana Malang Divisi Fresh Departemen RTE saat ini sudah berjalan dengan baik hal tersebut terbukti dengan adanya pengklasifikasian produk merek kemasan pelabelan. Strategi yang telah digunakan Giant Gajayana Malang pada Divisi Fresh Departemen RTE dalam peningkatan penjualan juga sudah berjalan lancar dengan adanya pelaksanaan analisis lokasi kebutuhan konsumen harga kualitas produk dan promosi. Saran yang dikemukakan penulis antara lain melakukan riset pemasaran secara bertahap dalam mengevaluasi setiap divisi hal ini dilakukan karena selama ini riset yang dilakukan Giant Gajayana Malang kurang mengamati perilaku konsumen terhadap suatu produk contohnya pada produk Hoddog produk ini pertama kali dijual mengalami peningkatan penjualan yang sangat signifikan tetapi dari waktu ke waktu produk ini mengalami penurunan penjualan disebabkan konsumen mengalami kejenuhan terhadap produk Hoddog dengan diadakan riset pemasaran diharapkan dapat memberikan kepuasan pada konsumen yang ditargetkan pemesanan order hendaknya dipertimbangkan secara seksama agar tidak terjadi penumpukan ikan dan sayuran penyimpanan pada cold storage hendaknya diperhatikan masalah tumpukannya dan karyawan hendaknya lebih teliti terhadap masa kadaluarsa produk dan produk yang rusak.