Tugas Akhir
Analisa marshall terhadap aspal beton menggunakan agregat bergradasi No.IV dan VII SNI 03-1737-1989 / Muhammad Nuris Siddiqin
Abstrak
Abstrak Aspal beton lebih sering digunakan untuk lapis perkerasan jalan karena aspal beton lebih kuat menahan beban lalu lintas dibandingkan dengan lapis penetrasi. Lapis perkerasan sangat dipengaruhi oleh gradasi dan kualitas agregat oleh karena itu perlu diadakan pengujian Marshall yang bertujuan untuk menentukan komposisi yang tepat antara aspal agregat dan material pengisi (filler) dalam campuran aspal dan agregat. Proyek akhir ini bertujuan untuk mengetahui sifat-sifat Marshall dan kadar aspal optimum yang menggunakan gradasi agregat No IV dan VII SNI 03-1737-1989. Agregat yang digunakan dari Desa Wonorejo Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan. Hasil penelitian yang didapatkan sebagai berikut nilai stabilitas agregat gradasi No IV adalah dengan kadar aspal 4.5% 1849.53 Kg 5% 1702.22 Kg 5.5% 1628.68 Kg. 6% 1522.24 Kg 6.5% 1513.68 Kg d an 7% 1609.38 Kg sedangkan campuran agregat gradasi No VII adalah dengan kadar aspal 4.5% 2015.61 Kg 5% 1937.72 Kg 5.5% 1899.68 Kg 6% 1923.86 Kg 6.5% 1492.56 Kg dan 7% 1526.40 Kg nilai flow dari No IV adalah dengan kadar aspal 4.5% 3.37 mm 5% 3.77 mm 5.5% 3.88 mm 6% 4.37 mm 6.5% 4.47 mm dan 7% 4.63 mm sedangkan gradasi No VII adalah dengan kadar aspal 4.5% 3.13 mm 5% 3.43 mm 5.5% 3.77 mm 6% 4.18 mm 6.5% 4.33 mm dan 7% 4.50mm Nilai Marshall Quotient untuk gradasi No IV adalah kadar aspal 4.5% 563.38 mm 5% 452.56 mm 5.5% 422.04 6% 349.59 mm 6.5% 339.23mm 7% 347.73 mm sedangkan gradasi No VII adalah dengan kadar aspal 4.5% 648.05mm 5% 569.05 mm 5.5% 506.93 mm 6% 459.73 6.5% 342.23 mm 7% 341.11 mm nilai VMA untuk gradasi No IV adalah dengan kadar aspal 4.5% 16.52% 5% 16.31% 5.5% 16.15% 6% 16.45% 6.5% 16.53% dan 7% 17.13% sedangkan gradasi No VII adalah dengan kadar aspal 4.5% 16.29% 5% 16.15% 5.5% 16.45% 6% 16.05% 6.5% 16.31 % dan 7% 16.95 % nilai VIM untuk gradasi No IV adalah dengan kadar aspal 4.5% 16.29% 5% 16.15% 5.5% 16.45% 6% 16.05% 6.5% 16.31% dan 7% 16.95% sedangkan gradasi No VII adalah dengan kadar aspal 4.5% 16.29% 5% 16.15% 5.5% 16.45% 6% 16.05% 6.5% 16.31% dan 7% 16.95%. Kadar aspal optimum untuk campuran agregat dengan gradasi No IV 6.5% dan No VII 6.75%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Gradasi No.VII lebih baik dari No.IV bila digunakan sebagai lapis permukaan karena mempunyai nilai stabilias yang lebih tinggi dan flow lebih rendah sehingga mampu menerima beban lalu lintas lebih baik dan kemungkinan terjadinya bleeding lebih kecil. Dalam pemberian kadar aspal mengacu pada hasil kadar aspal optimum yang telah disebutkan .