UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Optimasi Sakarifikasi pada pembuatan biotanol dari ubi jalar putih dan penentuan rendemen bioetanol dari ubi jalar putih dan ubi jalar kuning / Makhrus Ariyanto

Ariyanto, Makhrus - Nama Orang;

Abstrak
Pembuatan bioetanol dari bahan berpati melibatkan proses sakarifikasi dilanjutkan proses fermentasi. Proses sakarifikasi mengubah pati menjadi glukosa dapat dilakukan oleh Aspergillus Niger karena Aspergillus Niger mampu menghasilkan enzim amilase yang mengkatalisis proses sakarifikasi. Semakin tinggi kadar glukosa yang diperoleh dari hasil sakarifikasi semakin besar rendemen jumlah bioetanol yang dihasilkan. Ubi jalar dipilih sebagai alternatif bahan baku bioetanol karena memiliki kadar pati dan produktivitas pemanenan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah Aspergillus Niger pada akhir fase logaritmik dan waktu sakarifikasi untuk menghasilkan glukosa optimum serta untuk mengetahui rendemen bioetanol yang dihasilkan jika hasil sakarifikasi difermentasi mengunakan Sacharomyces cerevisiae dari ubi jalar putih dan ubi jalar kuning. Penelitian ini bersifat eksperimental yang dilakukan di laboratorium Kimia FMIPA UM. Ubi jalar yang digunakan diperoleh dari BALITABI (Balai Latihan Tanaman Umbi-umbuan dan Kacang-kacangan) dengan menggunakan varietas ubi jalar putih (sukuh) dan ubi jalar kuning (kidal). Tahapan penelitian meliputi (1) pembuatan kurva pertumbuhan Aspergillus Niger dan Sacharomyces cerevisiae yang digunakan (2) penentuan kondisi sakarifikasi optimum meliputi jumlah Aspergillus niger dan waktu sakarifikasi (3) produksi bioetanol dari hasil sakarifikasi ubi jalar putih dan ubi jalar kuning (4) identifikasi dan penentuan rendemen bioetanol yang dihasilkan. Kondisi sakarifikasi optimum ditentukan berdasarkan jumlah glukosa yang dihasilkan. Penentuan glukosa mengunakan metode Somogy-Nelson. Rendemen bioetanol merupakan jumlah etanol hasil fermentasi yang diperoleh perkilogram ubi jalar. Kadar alkohol hasil destilasi ditentukan dengan alat alkoholmeter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aspergillus Niger yang diperlukan untuk menghasilkan glukosa optimum (0 184 gram) dari 100 gram tepung ubi jalar sebesar 0 298 gram yang selnya setara dengan 50 mL biakan Aspergillus Niger yang diambil pada fase log yaitu pada hari ke-5 sedangkan waktu optimum untuk sakarifikasi ubi jalar adalah 2 jam. Berdasarkan jumlah Aspergillus Niger dan waktu optimum diperoleh rendemen bioetanol dari ubi jalar putih adalah 303 mL/kg dan ubi jalar kuning adalah 238 45 mL/kg.


Informasi Detail
DDC
Rs 660.28449 ARI o
Prodi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. Program Studi Kimia, 2009.
Deskripsi Fisik
viii, 60 hlm. : il. : tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00967/KI/09
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2009
Subjek
1. FERMENTASI
2. BIOETANOL UBI JALAR

Pembimbing
1. EVI SUSANTI ; 2. AMAN SANTOSO
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik