Tugas Akhir
Prosedur pemberian dan pelunasan kredit angsuran sistem fidusia (Kreasi) pada Perum Pegadaian Cabang Wlingi / Devi Ratnasari
Abstrak
ABSTRAK Ratnasari Devi. 2008. Prosedur Pemberian dan Pelunasan Kredit Angsuran Sistem Fidusia pada Perum Pegadaian Cabang Wlingi. Tugas Akhir Program Studi Diploma III Akuntansi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang Pembimbing Dr. Nurika Restuningdyah SE. Msi Ak. Kata Kunci Prosedur kredit fidusia Kredit Angsuran Sistem Fidusia (KREASI) adalah salah satu produk dari Perum Pegadaian termasuk juga pada Perum Pegadaian Cabang Wlingi dimana kredit KREASI merupakan kredit yang diberikan kepada para pengusaha mikro kecil untuk pengembangan usahanya dengan BPKB sebagai jaminannya. Tujuan penulisan tugas akhir ini adalah (1) Mendeskripsikan prosedur pemberian Kredit Angsuran Sistem Fidusia pada Perum Pegadaian Cabang Wlingi (2) Mendeskripsikan prosedur pelunasan Kedit Angsuran Sistem Fidusia pada Perum Pegadaian Cabang Wlingi. Untuk memperoleh data dalam penyusunan tugas akhir ini maka digunakan teknik pengumpulan data melalui (1) Observasi dengan melakukan pengamatan secara langsung terhadap situasi dan kondisi yang ada di Pegadaian Cabang Wlingi. (2) Wawancara dengan pihak yang berwenang dalam memberikan informasi mengenai kredit angsuran sistem fidusia yaitu staf bagian kreasi dan penaksir (3) Dokumentasi dengan melakukan pencatatan data yang berhubungan dengan topik yang diambil. Setelah menganalisis data penulis menyimpulkan bahwa prosedur pemberian dan pelunasan kredit angsuran sistem fidusia pada Perum Pegadaian Cabang Wlingi sudah berjalan dengan baik mulai dari proses pemberian kredit hingga pelunasan kredit meskipun dalam pelaksanaanya masih terdapat beberapa kelemahan yaitu masih terjadi perangkapan tugas kurangnya sosialisasi tentang perekrutan karyawan dan pengarsipan dokumen yang tidak dilakukan secara menyeluruh. Hal ini dibuktikan bahwa semua dokumen diserahkan kepada nasabah. Saran yang dapat penulis berikan adalah agar proses berjalannya kredit angsuran sistem fidusia di Perum Pegadaian Cabang Wlingi lebih berkembang yaitu dengan lebih mensosialisasikan kepada masyarakat khususnya bagi pengusaha tentang adanya kredit angsuran sistem fidusia menambah jumlah karyawan agar tidak terjadi perangkapan tugas namun jika tidak memungkinkan maka harus dilakukan pengembangan kualitas karyawan dan manajer harus mengawasi karyawan secara intensif memperbaiki flowchart pemberian kredit KREASI yaitu dengan cara petugas fungsional harus membuat dokumen menjadi beberapa rangkap agar pihak pegadaian mempunyai arsip sebagai bukti jika terjadi permasalahan dalam pelaksanaan kredit KREASI misalnya saja terjadi kredit macet.