Skripsi
Upaya meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPS pada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Malang melalui metode pembelajaran kooperatif model TGT (Teams Games Tournament) / Muhammad Hasbi
Abstrak
ABSTRAK Hasbi Muhammad. 2008. Upaya Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPS Pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Malang Melalui Metode Pembelajaran Kooperatif Model TGT (Teams Games Tournament). Skripsi Program Studi Pendidikan Ekonomi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universiras Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Sapir S.Sos M.Si (II) Drs. Mardono M.Si. Kata kunci pembelajaran kooperatif TGT (Teams Games Tournament) motivasi hasil belajar. Berdasarkan observasi dan wawancara dengan guru mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial (IPS) di SMP Negeri 1Malang diperoleh informasi bahwa proses pembelajaran IPS di kelas masih menggunakan metode ceramah tanya jawab atau membahas soal-soal. Hal ini menyebabkan siswa kurang aktif dalam pembelajaran sehingga kurang menimbulkan motivasi dalam diri siswa untuk belajar. Hal ini akan berdampak pada hasil belajar siswa yang menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang mengikuti remidi karena skor yang diperoleh kurang memenuhi standar ketuntasan minimum yang di tetapkan oleh SMP Negeri 1 Malang yaitu 75%. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Strategi yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pembelajaran kooperatif model TGT (Teams Games Tournament). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi dan hasil belajar IPS pada siswa kelas IX-B SMP Negeri 1 Malang melalui penerapan pembelajaran kooperatif model TGT (Teams Games Tournament). Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimen dengan desain penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Data penelitian berupa motivasi belajar siswa yang diperoleh melalui observasi dan hasil belajar siswa yang diperoleh melalui post-test pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I motivasi belajar siswa pada siklus I sebesar 59 98% dengan kategori cukup dan mengalami peningkatan menjadi 70 87% dengan kategori baik pada siklus II. Sedangkan pada hasil belajar juga mengalami peningkatan Sebelum diberikan tindakan skor rata-rata hasil belajar sebesar 68 20 dengan ketuntasan belajar 51 29% pada siklus I skor rata-rata meningkat menjadi 74 62 dengan ketuntasan belajar sebesar 66 66% dan pada siklus II meningkat lagi dengan skor rata-rata 80 77 dengan ketuntasan belajar sebesar 79 49%. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif model TGT (Teams Games Tournament) dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS siswa kelas IX-B SMP Negeri 1 Malang. Beberapa saran yang dapat peneliti sampaikan yaitu (1) Pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) merupakan metode pembelajaran sebagai alternatif dalam meningkatkan keaktifan siswa di kelas sehingga baik untuk diterapkan oleh guru. (2) Untuk kesempurnaan penerapan metode pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) maka harus disediakan alokasi waktu yang cukup agar tidak mengurangi tahap berpikir dan menjawab siswa. (3) Guru hendaknya membuat variasi metode pembelajaran dengan memadukan metode pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) dengan metode yang lain.