UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Analisis penetapan harga jual perumahan Graha Valensia untuk perolehan laba optimal pada PT Kharisma Banjarharum Malang / Yovita Rizkha Aquanieta

Aquanieta, Yovita Rizkha - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Aquanieta Yovita Rizkha. 2009. Analisis Penetapan Harga Jual Perumahan Graha Valensia Untuk Perolehan Laba Optimal Pada PT Kharisma Banjarharum Malang. Tugas Akhir Program Studi Diploma-III Akuntansi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Eka Ananta Sidharta S.E. M.M. Ak. Kata Kunci Harga Jual Analisis Penetapan Harga Jual Perolehan Laba Pertambahan jumlah penduduk saat ini yang semakin meningkat diikuti pula oleh meningkatnya pola dan volume konsumsi masyarakat yang menyebabkan terjadinya diversifikasi kebutuhan masyarakat termasuk perumahan. Hal ini dimanfaatkan oleh para pengusaha yang bergerak dalam biadang real estate untuk mencari keuntungan dari kebutuhan masyarakat akan perumahan. Dalam menyediakan komoditi tersebut selain mendapatkan laba yang optimal para pengusaha real estate juga harus memperhatikan daya beli masyarakat dalam menentukan harga jualnya. Tujuan dari penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah untuk menganalisis perhitungan harga pokok rumah serta penetapan harga jual rumah tersebut sehingga dapat memperoleh laba yang optimal. Harga pokok produksi adalah sekumpulan pengorbanan atau biaya dari bahan baku dan tenaga kerja langsung yang digunakan serta overhead pabrik yang dibebankan untuk menciptakan barang atau jasa yang mempunyai nilai guna yang lebih tinggi. Kegunaan dari harga pokok produksi adalah untuk menutupi semua biaya yang telah dikeluarkan untuk menghasilkan suatu produk serta memberikan laba meskipun keadaan tidak menguntungkan. Harga pokok suatu produk sangat berguna dalam penentuan harga jual produk tersebut dan menghitung pendapatan yang diterima. Dalam menghitung harga pokok produksi ada dua metode yang umum digunakan yaitu metode full costing dan metode variable costing. Pada metode full costing dalam perhitungan harga pokok produksinya memasukkan semua unsur biaya produksi baik yang berperilaku tetap maupun variabel sebagai komponen harga pokoknya. Sedangkan pada metode variable costing hanya memasukkan biaya yang berperilaku variabel sebagai komponen perhitungan harga pokok produksinya. Hasil analisa data dapat diketahui bahwa perhitungan harga pokok produksi serta harga jual dengan menggunakan metode full costing mendapatkan laba kotor yang lebih rendah dari pada laba kotor yang diharapkan oleh perusahaan. Sedangkan perhitungan harga pokok produksi dan harga jual dengan menggunakan metode variable costing menghasilkan laba kotor yang lebih tinggi dari laba yang diharapkan oleh perusahaan.


Informasi Detail
DDC
Rp 338.52 AQU a
Prodi
Tugas Akhir (Diploma)--Universitas Negeri Malang. Program Studi D3 Akuntansi, 2009.
Deskripsi Fisik
vii, 106 + [2] hlm. : il. : tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
01104/KI/09
Edisi
Tugas Akhir (Diploma)--Universitas Negeri Malang, 2009
Subjek
1. LABA, PEROLEHAN
2. HARGA JUAL

Pembimbing
1. EKA ANANTA SIDHARTA
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik