Tugas Akhir
Balanced scorecard sebagai alat penilaian kinerja perusahaan properti pada PT Kharisma Banjar Harum / Dewi Pramitha Purnama Sari
Abstrak
ABSTRAK Sari Dewi Pramitha Purnama. 2008. Balanced Scorecard Sebagai Alat Penilaian Kinerja Perusahaan Properti Pada PT Kharisma Banjar Harum. Tugas Akir Program Diploma III Akuntansi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Eka Ananta Sidharta SE MM Ak. Kata Kunci Penilaian Kinerja Balanced Scorecard Keempat Perspektif. Kebutuhan penilaian kinerja dalam suatu perusahaan semakin komplek seiring dengan ketatnya persaingan di dunia usaha. Persaingan tersebut mendorong perusahaan untuk melakukan penilaian kinerja pada semua aspek. Selama ini penilaian kinerja hanya berdasarkan aspek keuangan saja padahal aspek non keuangan juga penting. Karena itulah saat ini diperlukan sistem baru untuk melakukan penilaian kinerja yang disebut Balanced Scorecard yang mana Balanced Scorecard menyeimbangkan penilaian kinerja dari aspek keuangan dan aspek non keuangan. Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui apakah metode Balanced Scorecard dapat diterapkan pada perusahaan properti PT Kharisma Banjar Harum. Penulis melakukan penelitian tentang metode Balanced Scorecard karena selama ini PT Kharisma Banjar Harum dalam melakukan penilaian kinerja hanya menggunakan penilaian berdasarkan keuangan saja padahal saat ini perusahaan tidak dapat hanya mengukur kinerja berdasarkan keuangan tetapi faktor non keuangan juga memegang peranan penting juga. Oleh karena itu penulis ingin menganalisis apabila perusahaan melakukan penilaian berdasarkan Balanced Scorecard yang mencakup keempat perspektif yaitu keuangan pelanggan proses bisnis internal pembelajaran dan berkembang. Analisis berdasarkan Balanced Scorecard terhadap PT Kharisma Banjar Harum menghasilkan penilaian berupa berdasarkan perspektif keuangan perusaha menunjukkan kinerja yang baik walaupun pada tahun 2006 dari segi keuangan sempat menurun. perspektif pelanggan juga menunjukkan kinerja cukup baik. Pada perspektif proses bisnis internal menunjukkan kinerja perusahan semakin baik terlihat dari jumlah karyawan yang melakukan kesalahan semakin berkurang dari tahun ke tahun. Sedangkan pada perspektif pembelajaran dan berkembang kinerja perusahaan menunjukkan cukup baik. PT Kharisma Banjar Harum hendaknya mempertimbangkan menggunakan metode Balanced Scorecard sebagai alat penilaian kinerja perusahaan sehingga memberikan gambaran dan informasi yang menyeluruh dari keempat perspektif. Dengan adanya perbaikan kinerja diharapkan perusahaan dapat lebih memahami kebutuhan pelanggan dan dapat memberikan pelayanan yang memuaskan kepada para pelanggan sehingga pelanggan memberikan kepercayaan dan loyalitasnya. Untuk tercapainya keberhasilan tersebut hendaknya diikuti kerjasama dan dukungan serta komitmen yang tinggi dari semua pihak di dalam perusahaan.