Skripsi
Pengaruh kualitas layanan terhadap keputusan pembelian (Studi pada Hotel Sri Lestari Blitar) / Puji Ernawati
Abstrak
ABSTRAK Ernawati Puji. 2008. Pengaruh Kualitas Layanan terhadap Keputusan Pembelian (Studi Kasus pada Hotel Sri Lestari Blitar). Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Sutrisno M.M (II) Drs. Agus Hermawan M.Si. M.Bus. Kata kunci Kualitas Layanan Keputusan Pembelian. Perkembangan dunia usaha saat ini telah membawa para pelaku dunia usaha ke persaingan yang sangat ketat untuk memperebutkan konsumen. Berbagai pendekatan dilakukan untuk mendapatkan simpati masyarakat baik melalui peningkatan sarana dan prasarana berfasilitas teknologi tinggi maupun dengan pengembangan sumber daya manusia. Persaingan untuk memberikan yang terbaik kepada konsumen telah menempatkan konsumen sebagai pengambil keputusan. Hotel Sri Lestari Blitar sebagai penyedia jasa penginapan berupaya sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas layanan yang ditawarkan agar konsumen hotel mau melakukan keputusan pembelian terhadap layanan yang diberikan manajemen hotel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) deskripsi kualitas layanan serta keputusan pembelian pada Hotel Sri Lestari Blitar (2) pengaruh kualitas layanan (X) baik secara parsial maupun simultan terhadap keputusan pembelian (Y). Variabel bebas dalam penelitian ini terdiri dari bukti langsung (X1) keandalan (X2) daya tanggap (X3) jaminan (X4) dan empati (X5) dan variabel terikatnya adalah keputusan pembelian (Y). Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang menginap di Hotel Sri Lestari Blitar pada bulan September 2008 sebanyak 384 tamu. Penentuan sampel menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 80 orang. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan convenience sampling (cara dipermudah). Kuesioner dalam penelitian ini termasuk dalam kuesioner tertutup menggunakan skala Likert 5 alternatif jawaban. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif analisis statistik inferensial regresi linear berganda dengan uji asumsi klasik. Untuk menguji kelayakan instrumen dilakukan uji validitas dan reliabilitas dengan sampel uji coba berjumlah 30 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dokumentasi dan wawancara. Hasil dalam penelitian ini adalah (1) 41 (51 25%) responden memberikan penilaian baik terhadap bukti langsung pada Hotel Sri Lestari Blitar (2) 32 (40%) responden memberikan penilaian baik terhadap keandalan pada Hotel Sri Lestari Blitar (3) 39 (48 75%) responden memberikan penilaian baik terhadap daya tanggap pada Hotel Sri Lestari BlitarBlitar (4) 38 (47 5%) responden memberikan penilaian cukup baik terhadap jaminan pada Hotel Sri Lestari (5) 40 (50%) responden memberikan penilaian cukup baik terhadap empati pada Hotel Sri Lestari Blitar dan (6) 46 (57 5%) responden menyatakan setutu melakukan keputusan pembelian pada Hotel Sri Lestari Blitar. Terdapat pengaruh positif yang signifikan antara bukti langsung (X1) keandalan (X2) daya tanggap (X3) jaminan (X4) dan empati (X5) secara parsial terhadap keputusan pembelian pada Hotel Sri Lestari Blitar dengan nilai b1 0 438 dan nilai sig t 0 000 b2 0 183 dan nilai sig t 0 015 b3 0 205 dan nilai sig t 0 034 b4 0 349 dan nilai sig t 0 000 b5 0 207 dan nilai sig t 0 040. Terdapat pengaruh positif yang signifikan antara bukti langsung (X1) keandalan (X2) daya tanggap (X3) jaminan (X4) dan empati (X5) secara simultan terhadap keputusan pembelian pada Hotel Sri Lestari Blitar dengan nilai tingkat signifikansi 0.000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0 515. Hal ini berarti bahwa 51 5% keputusan pembelian dipengaruhi oleh bukti langsung keandalan daya tanggap jaminan dan empati. Sedangkan sisanya sebesar 48 5% dipengaruhi faktor lain yang tidak dideskripsikan dalam penelitian ini. Saran dalam penelitian ini adalah (1) Perlu adanya peningkatan kualitas bukti langsung agar meningkatkan keputusan pembelian tamu hotel yaitu pada penampilan karyawan harus lebih mencerminkan budaya jawa karena Hotel Sri Lestari Blitar bertemakan jawa. Misalkan untuk karyawan perempuan mengenakan kebaya dan karyawan laki-laki memakai baju jawa pada even tertentu (2) Perlu adanya perbaikan kualitas karyawan dengan cara memberikan pelatihan karyawan secara berkala. Misalkan pelatihan Event Organizer jika ada permintaan pengadaan acara-acara besar seperti acara pernikahan ulang tahun seminar lounching produk pihak hotel dapat mengerjakannya sendiri.