Tugas Akhir
Analisis rasio keuangan untuk evaluasi kinerja manajemen perusahaan umum (Perum) pegadaian cabang Trenggalek / Ichsanudin Fanani
Abstrak
ABSTRAK Fanani Ichsanudin. 2008. Analisis Rasio Keuangan Untuk Evaluasi Kinerja Manajemen Perusahaan Umum (Perum) Pegadaian Cabang Trenggalek. Tugas Akhir Jurusan Diploma Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Dyah Aju Wardhani M.Si. S.E. Ak. Kata Kunci Kinerja Rasio Keuangan Kinerja perusahaan adalah tingkat keberhasilan suatu perusahaan sebagai salah satu dasar dalam pengambilan keputusan bagi manajemen dan melakukan evaluasi terhadap kebijakan-kebijakan yang telah dilakukan apakah berjalan efektif atau tidak demi tercapainya efektifitas pelayanan pada konsumen. Pengukuran kinerja yang sering kali dilakukan adalah dengan menggunakan ukuran keuangan. Dari pengukuran ini bisa diketahui seberapa besar tingkat likuiditas tingkat profitabilitas serta tingkat solvabilitas suatu perusahaan. Untuk pengumpulan data yang diteliti diperlukan metode-metode pengumpulan data. Adapun dalam penelitian ini metode-metode pengumpulan data yang digunakan antara lain dokumentasi dan interview. Perusahaan Umum (Perum) Pegadaian Cabang Trenggalek ditinjau dari tingkat likuiditasnya yang diukur dengan current ratio dan cash ratio menunjukkan bahwa tingkat likuiditasnya berada pada kondisi diatas standart ideal. Hal ini merupakan indikator bahwa perusahaan bisa memanfaatkan aktiva perusahaan yang menganggur dengan optimal sehingga laba bersih perusahaan meningkat. Perusahaan Umum (Perum) Pegadaian Cabang Trenggalek ditinjau dari tingkat solvabilitasnya yang diukur dengan debt ratio dan debt to equity ratio menunjukkan bahwa tingkat solvabilitasnya kurang bagus. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya total hutang perusahaan pada tahun 2006 yaitu sebesar 80 69% Perusahaan Umum (Perum) Pegadaian Cabang Trenggalek ditinjau dari tingkat profitabilitasnya yang diukur dengan menggunakan Return On Investment (ROI) menunjukkan bahwa tingkat profitabilitasnya baik. Hal ini terlihat dari kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba pada tahun 2006 mengalami peningkatan yang signifikan yaitu sebesar 47 01% dari pada laba yang dihasilkan pada tahun 2005. Hal ini merupakan indikator bahwa tingkat profitabilitas perusahaan tinggi. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat likuiditas Perum Pegadaian Cabang Trenggalek dalam kondisi cukup bagus. Begitu juga dengan tingkat profitabilitas dalam kondisi bagus sedangkan tingkat solvabilitas dalam kondisi kurang bagus penulis memberikan saran-saran kepada perum pegadaian cabang trenggalek agar current ratio dan profitabilitas perusahaan sebaiknya dipertahankan atau bahkan ditingkatkan agar menghasilkan laba bersih yang meningkat dari tahun ke tahun.Untuk Tingkat solvabilitas perusahaan sebaiknya ditingkatkan.