Tugas Akhir
Analisis sistem pengendalian intern terhadap penerimaan kas pada unit pelaksana teknis dinas (UPTD) terminal Arjosari Malang / Mierza Anindita
Abstrak
Sistem adalah suatu jaringan prosedur atau kumpulan yang saling berhubungan menurut pola yang terpadu untuk melaksanakan kegiatan pokok perusahaan dalam mencapai tujuannya. Keberadaan sistem akuntansi yang baik dan sesuai untuk diterapkan adalah suatu hal yang penting dalam suatu perusahaan. Semakin baik sistem akuntansi yang diterapkan maka akan semakin sempurna Sistem Pengendalian Intern yang dimiliki. Tujuan dari penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah untuk (1) menganalisis unsur-unsur SPI terhadap penerimaan kas pada UPTD Terminal Arjosari Malang (2)mengetahui kendala serta upaya apa saja yang dilakukan untuk meningkatkan SPI yang baik terhadap penerimaan kas. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah (1)wawancara (2)observasi (3) dokumentasi. Berdasarkan hasil evaluasi dapat disimpulkan (1)segi organisasi Ada beberapa fungsi yang terkait yaitu Fungsi Operasi pada Petugas Pungut Fungsi Penyimpanan/Fungsi Kas pada Pemegang Kas/BKP Fungsi Akuntansi yang Pencatat Pembukuan dan Pembuat dokumen. Namun juga ditemukan adanya perangkapan jabatan yaitu Fungsi Kas/BKP selain sebagai fungsi penerimaan hasil pungutan juga merangkap sebagai fungsi penyetoran dan fungsi pencatat pembukuan. (2)sistem otorisasi dan prosedur pencatatan Di UPTD telah memiliki sistem otorisasi yang memadai dari pejabat yang berwenang untuk transaksi penerimaan kas. Namun segi prosedur pencatatan ada beberapa kelemahan yaitu pencatatan masih menggunakan single entry tidak dibuat buku besar tidak adanya neraca saldo serta dokumen dan formulir yang digunakan belum lengkap. (3)praktek yang sehat lainnya UPTD telah melaksanakan praktek-praktek yang sehat sesuai dengan yang persyaratan dalam pencapaian SPI yang baik. (4)karyawan yang sesuai dengan tanggung jawab yang dipikulnya instansi telah menetapkan berbagai metode agar para pegawai dapat meningkatkan kualitas kinerjanya sesuai dengan bidangnya masing-masing. Saran yang dapat penulis berikan adalah (1)seharusnya ada pemisahan fungsi antara fungsi kas akuntansi dan penyetoran. (2)sebaiknya dibuat buku besar dan neraca saldo untuk menjamin keandalan data akuntansi. (3)lebih ditingkatkan lagi kecepatan dalam pelaksanaan penyetoran untuk menghindari berbagai kemungkinan penyimpangan yang terjadi. (4) peningkatan kedisiplinan harus terus ditingkatkan dengan diikuti sanksi yang lebih tegas dan manusiawi sehingga para pegawai dapat melakukan tugasnya dengan baik.