UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pola perubahan posisi dan besar kecepatan rotasi sunspot / Umar Kushindradno

Kushindradno, Umar - Nama Orang;

Abstrak
Matahari merupakan pusat tatasurya dari galaksi Bimasakti dan mempunyai struktur yang berbeda dengan benda-benda yang berada di sekitarnya. Struktur Matahari terdiri dari berbagai macam lapisan antara lain fotosfer kromosfer korona dan inti. Sebelum lapisan fotosfer inti Matahari juga diselimuti oleh lapisan yang bersifat radiatif dan konvektif. Matahari juga melakukan aktivitas yang dapat kita amati baik secara langsung maupun tidak langsung. Perubahan jangka panjang aktivitas Matahari biasanya digunakan parameter Panjang Siklus Bintik (PBS) yang dapat dihitung berdasarkan tahun (epoch) dari amplitudo maksimum ke maksimum atau dari tahun minimum ke minimum siklus bintik dan biasa ditandai dengan munculmnya sunspot granula fakula flare promiensa dan spikula. Tanda-tanda aktivitas Matahari tersebut lebih mudah diketahui dengan melakukan pengamatan terhadap sunspot karena sunspot mempunyai bentuk yang cukup stabil dan bertahan lama dibandingkan dengan tanda-tanda aktivitas yang lain. Sunspot mempunyai kecepatan yang tidak stabil karena dipengaruhi oleh letak atau posisi bentuk ukuran juga gerakan pada bagian dalam dan luar fotosfer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan posisi sunspot pada lintasan yang berbeda dan besar kecepatan rotasi sunspot pada lintasan rotasi yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode pendekatan grafis. Data diperoleh dari Sistem Pengamatan Matahari (SPM) Watukosek Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) berupa sketsa sunspot tahun 1996 sampai dengan 2006. Data tersebut kemudian diolah kembali dengan menggunakan softwere IDL 5.0.3 yang telah dilengkapi dengan program pengoperasiannya. Dari data hasil IDL tersebut peneliti menganalisis dengan menggunakan softwere microsoft office excel 2003 untuk mendapatkan hasis penelitian berupa pendekatan grafis. Peneliti memperoleh hasil penelitian berupa pola pergerakan sunspot akan cenderung menuju ekuator jika terletak pada koordinat lintang yang rendah (30 LU sampai dengan 30 LS) dan menjahui ekuator jika terletak pada koordinat lintang yang tinggi ( 30 LU atau 30 LS). Akan tetepi tidak menutup kemungkinan jika sunspot menjahui ekuator pada lintang rendah begitupula sebaliknya. Dan kecepatan rotasi dari sunspot akan dipengaruhi oleh posisi sunspot pada koordinat lintang ukuran dan kecepatan pada aliran konveksi Matahari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola perubahan pisisi sunspot pada belahan utara Matahari menunjukkan bahwa sunspot akan mengalami perubahan posisi sebesar 0.1 - 2 pada koordinat 0.1 LU - 30 LU dan 2 - 4 pada koordinat


Informasi Detail
DDC
Rs 523.74 KUS p
Prodi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. Jurusan Fisika, 2008.
Deskripsi Fisik
xi, 110 hlm. : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
01169/KI/09
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2008
Subjek
1. SUNSPOT - ROTASI
Pembimbing
1. SUTRISNO ; 2. BAMBANG SETIAHADI P.
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik