Tugas Akhir
Bel penyimpan data keberadaan penghuni asrama pada asrama / Erfan Dwi Sulistiyo
Abstrak
ABSTRAK Dwi Sulistiyo Erfan. 2009. Bel Penyimpan Data Keberadaan Penghuni Asrama pada Asrama. Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dyah Lestari S. T. M. Eng. (II) Drs. Suwasono M. T. Kata Kunci Bel Pesan Suara Record Playback Audio. Banyaknya para penimba ilmu menuntut banyaknya tempat tinggal yang tersedia. Asrama merupakan salah satu alternatif tempat tinggal para penimba ilmu. Sebagian besar universitas menyediakan asrama bagi penimba ilmu yang berprestasi. Namun asrama yang disediakan kurang memberikan fasilitas bagi para penimba ilmu yang tinggal di asrama Untuk itu universitas dapat memberikan fasilitas komunikasi satu arah pada asrama dengan memberikan bel penyimpan data keberadaan penghuni asrama pada asrama. Dengan adanya alat tersebut maka pengeluaran tiap bulan dapat dikurangi. Alat ini digunakan untuk memberikan informasi keberadaan penghuni asrama yang dicari dan dapat meninggalkan pesan suara yang dapat terjaga kerahasiaan isinya bagi pengunjung jika penghuni yang dituju tidak berada di tempat. Bel Penyimpan Data Keberadaan Penghuni Asrama pada Asrama ini mempunyai komponen yaitu (1) Keypad 3x4 berfungsi sebagai tombol untuk memasukkan pesan suara membuka pesan suara dan sebagai pemilih suara bel kamar yang dituju. (2) Limit switch berfungsi sebagai penanda ada dan tidaknya penghuni asrama yang dituju. limit switch dipasang pada setiap slot kunci kamar kos. (3) Mikrokontroler AVR ZTMega 16 berfungsi sebagai pusat kendali utama yang mengkoordinasikan seluruh perangkat input dan output pada sistem. (4) LCD berfungsi sebagai penampil karakter huruf dan angka untuk menampilkan menu dan pilihan. (5) LED berfungsi sebagai indikator penanda durasi perekaman pesan. (6) ISD 25120 berfungsi sebagai perekam penyimpan dan pemutar ulang pesan suara. (7) Mikrofon berfungsi sebagai input suara pada ISD25120. (8) Loudspeaker digunakan sebagai output ISD 25120 yaitu untuk mengeluarkan suara dari ISD25120. Dari hasil pengujian dan analisis diperoleh kesimpulan yaitu (1) Limit switch dapat bekerja dengan baik karena memberikan input pada mikrokontroler sehinga alat dapat mengetahui ada dan tidaknya penghuni asrama yang dicari. (2) Perekaman (record) yang bertujuan menyimpan data suara (audio) dalam chip ISD25120 dan pemutaran ulang (playback) terhadap data-data audio yang dikeluarkan melalui loudspeaker dapat bekerja dengan baik sesuai perancangan. (3) Data-data yang tersimpan pada memori ISD25120 berupa pesan suara hanya dapat diputar ulang (playback) jika kode pengaman (password) yang ditekan pada tombol keypad sesuai dengan passwod masing-masing kamar. (4) Penggunaan modul LCD M1632 untuk menampilkan menu-menu petunjuk penggunaan alat dapat bekerja dengan baik. Sehingga LCD M1632 dapat menampilkan menu-menu dan karakter tulisan. (5) Dengan mengamati hasil pengujian tiap bagian maupun secara keseluruhan baik untuk hardware maupun software maka dapat ditarik kesimpulan bahwa perancangan yang dilakukan telah berhasil dan alat dapat bekerja sesuai yang diharapkan.