Skripsi
Pengaruh struktur kepemilikan terhadap kinerja keuangan yang diukur dengan konsep economic value added (EVA) (Studi pada perusahaan yang listing di BEI tahun 2004-2006) / Ayub WijayatiSapta Pradana
Abstrak
ABSTRAK Pradana Ayub Wijayati Sapta. 2009. Pengaruh Struktur Kepemilikan Terhadap Kinerja Keuangan yang Diukur dengan Konsep Economic Value Added (EVA) (Studi pada Perusahaan yang Listing di BEI tahun 2004-2006). Skripsi Jurusan Akuntansi Program Studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Drs. Bambang Sugeng S.E. Ak M.A M.M. (II) Sriyani Mentari S.Pd M.M. Kata Kunci Kepemilikan Manajerial Kepemilikan Institusional Economic Value Added (EVA) Agency Conflict. Tujuan utama perusahaan adalah meningkatkan nilai perusahaan melalui peningkatan kemakmuran pemilik atau para pemegang saham. Namun pihak manajemen perusahaan sering mempunyai tujuan lain yang bertentangan dengan tujuan utama tersebut. Sehingga timbul konflik kepentingan antara manajer dan pemegang saham (Wahidahwati 2001). Struktur kepemilikan saham dapat mempengaruhi besar kecilnya peluang timbulnya agency conflict (Rahayu 2005). Kepemilikan manajerial yang memposisikan manajemen sebagai pemilik sekaligus pengelola serta kepemilikan institusional sebagai monitoring agent dapat membuat manajer lebih giat dalam meningkatkan kinerja perusahaan dan tidak menyimpang dari kepentingan pemegang saham sehingga kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional merupakan salah satu cara untuk mengurangi agency conflict maupun agency cost (Jensen Meckling 1976). Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional terhadap kinerja keuangan yang diukur dengan konsep Economic Value Added (EVA) pada perusahaan yang listing di BEI tahun 2004-2006. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh perusahaan go public yang listing di BEI selama tahun 2004-2006 dengan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 64 perusahaan. Data penelitian menggunakan data cross-section. Teknik analisis data menggunakan teknik regresi linier berganda dengan melakukan uji asumsi klasik terlebih dahulu. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil bahwa kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional berpengaruh positif signifikan terhadap EVA perusahaan baik secara simultan maupun parsial. Hasil penelitian ini dapat memperkuat keberlakuan agency theory dan sejalan dengan beberapa temuan empiris sebelumnya yang mendukung agency theory . Ada beberapa kelemahan dari penelitian ini salah satunya adalah tidak memperhitungkan variabel lain yang bisa mempengaruhi kinerja keuangan seperti biaya R D kondisi ekonomi dsb. Dianjurkan bagi peneliti selanjutnya menggunakan faktor lain yang bisa mempengaruhi kinerja keuangan menggunakan data EVA hasil perhitungan lembaga resmi serta memperpanjang tahun penelitian.