Skripsi
Penerapan portofolio pada pembelajaran kooperatif model group investigation (GI) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar biologi siswa kelas X.3 SMA Negeri 1 Pakong Pamekasan / Dian Purwanti
Abstrak
ABSTRAK Purwanti Dian. 2009. Penerapan Portofolio pada Pembelajaran Kooperatif Model Group Investigation (GI) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas X.3 SMA Negeri Pakong Pamekasan. Skripsi. Jurusan Biologi. Program Studi Pendidikan Biologi. FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Sunarmi M.Pd. (2) Dra. Hj. Susilowati M.S. Kata Kunci Portofolio Pembelajaran model Group Investigation (GI) Aktivitas belajar Hasil belajar. Berdasarkan hasil observasi awal pada siswa kelas X.3 SMA Negeri Pakong Pamekasan diketahui bahwa aktivitas belajar dan hasil belajar sangat kurang untuk mengatasi hal tersebut diperlukan suatu strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan portofolio pada pembelajaran kooperatif model GI. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan (1) aktivitas belajar biologi siswa kelas X.3 SMA Negeri Pakong Pamekasan (2) hasil belajar biologi siswa kelas X.3 SMA Negeri Pakong Pamekasan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus. Tiap siklus terdiri 4 tahap yaitu (1) perencanaan tindakan (2) pelaksanaan tindakan (3) pengamatan dan (4) refleksi. Subyek yang digunakan adalah siswa kelas X.3 SMA Negeri Pakong Pamekasan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi siswa lembar penilaian portofolio catatan lapangan dan soal tes. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan portofolio dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Aktivitas belajar siswa meliputi 2 aspek yaitu aspek afektif dan aspek psikomotor. Aspek afektif yang terdiri dari keaktifan keantusiasan dan keseriusan terjadi peningkatan dari 42% pada siklus I menjadi 64% pada siklus II. Aspek Psikomotorik siswa yang terdiri dari aktivitas dan proses juga mengalami peningkatan dari 55% pada siklus I menjadi 65% pada siklus II. Hasil belajar siswa pada aspek kognitif terjadi peningkatan ketuntasan belajar klasikal siswa dari 66% pada siklus I menjadi 94% pada siklus II.