Tugas Akhir
Sistem penerimaan tenaga kerja oleh PT. Ideal Ciptapersada pada pelaksanaan proyek pembangunan kantor bursa saham PT. Vhakti Securities Malang / Andrik Piono
Abstrak
Dalam pelaksanaan pembangunan proyek salah satu unsur terpenting adalah Sumber Daya Manusia (SDM). Pada pelaksanaan Proyek Pembangunan Kantor Bursa Saham PT. Bhakti Securities Malang aspek SDM merupakan unsur penting. Oleh karena itu sistem penerimaan tenaga kerja harus merupakan prioritas utama karena akan mempengaruhi keberhasilan pembangunan gedung tersebut. Tujuan studi lapangan ini untuk mengetahui sistem penerimaan tenaga kerja yang meliputi (1) cara mengisi formasi tenaga kerja (2) proses pelaksanaan seleksi dan (3) penempatan tenaga kerja. Objek studi lapangan adalah Pelaksanaan Proyek Pembangunan Kantor Bursa Saham PT. Bhakti Securities Malang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode interview/tanya jawab untuk memperoleh data tentang cara mengumumkan kebutuhan tenaga kerja seleksi penerimaan tenaga kerja dan sistem penempatan tenaga kerja metode dokumentasi digunakan untuk memperoleh data struktur organisasi proyek dan jenis klasifikasi dan kualifikasi tenaga kerja. Kesimpulan ditarik melalui pengkajian hasil pengumpulan data lapangan dan kajian pustaka. Hasil studi lapangan dapat disimpulkan (1) sesuai dengan klasifikasi tenaga kerja ada dua jenis untuk tenaga kerja kontrak dan tenaga kerja musiman. Tenaga kerja kontrak Proyek Manajer (PM) Site Manajer (SM) Administrasi dan Pelaksana di rekrut oleh PT. Ideal Ciptapersada. Sedangkan untuk Mandor Tukang dan Pekerja di rekrut oleh Pelaksana. (2) Proses seleksi penerimaan tenaga kerja terdapat spesifikasi tes dan proses wawancara yang harus dipenuhi oleh pelamar kerja. Spesifikasi tes tersebut diantaranya potensi akademik sikap terhadap pekerjaan keterampilan kepribadian serta kesehatan dan fisik. Dilakukan juga proses wawancara pada waktu seleksi dilaksanakan. (3) Penempatan tenaga kerja yaitu dengan menyesuaikan tenaga kerja dengan jabatan yang akan dipegangnya. Hal ini berdasarkan pada kebutuhan jabatan dan pengetahuan keterampilan kemampuan dan kepribadian tenaga kerja tersebut. Keputusan mengenai penempatan dimaksudkan untuk menempatkan tenaga kerja yang tepat pada jabatan yang tepat. Sehingga dalam melakukan pekerjaan tidak terjadi tumpang tindih tugas dan tanggung jawab.