Skripsi
Pemanfaatan menulis jurnal untuk meningkatkan kemampuan menulis kreatif cerpen berdasarkan pengalaman pribadi siswa kelas X SMA Negeri 1 Kediri / Suska Kusuma N.P.
Abstrak
ABSTRAK Kusuma N.P. Suska. 2008. Pemanfaatan Menulis Jurnal untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Kreatif Cerpen berdasarkan Pengalaman Pribadi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kediri. Skripsi Prodi Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. H. Nurhadi M.Pd. Kata kunci menulis jurnal menulis kreatif cerpen pengalaman pribadi Pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) pelajaran Bahasa Indonesia untuk SMA dan MA disebutkan bahwa keterampilan menulis kreatif cerpen berdasarkan pengalaman pribadi wajib dikuasai oleh siswa kelas X SMA dan MA. Tujuannya agar siswa dapat mengenal memahami dan mampu menulis kreatif cerpen. Berdasarkan hasil studi pendahuluan mengenai keterampilan menulis kreatif cerpen yang dilakukan pada siswa kelas X-Smart 1 SMA Negeri 1 Kediri siswa mempunyai beberapa kesulitan yaitu menemukan ide yang kreatif dan segar mengaplikasikan unsur-unsur pembangun cerpen menggunakan pilihan kata ejaan tanda baca yang tepat dan benar dan mengaplikasikan pengalaman pribadi siswa ke dalam cerpen. Dalam proses pembelajaran guru tidak memberikan materi yang cukup tentang menulis cerpen dan belum membimbing siswa selama proses menulis. Oleh karena itu siswa terlihat kurang termotivasi dan kurang aktif selama proses pembelajaran. Kondisi tersebut dapat diatasi jika guru mampu menciptakan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah merencanakan strategi belajar yang menarik kreatif inovatif dan menyenangkan dengan memanfaatkan strategi menulis jurnal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa menulis kreatif cerpen dengan memanfaatkan menulis jurnal pada tahap pramenulis menulis dan pascamenulis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus masing-masing siklus dilaksanakan dalam dua pertemuan yang dilaksanakan secara berkelanjutan dan berurutan. Penelitian ini meliputi beberapa tahap yaitu studi pendahuluan perencanaan tindakan pelaksanaan tindakan observasi evaluasi dan refleksi. Penelitian pada siklus I dilaksanakan pada tanggal 30 Oktober 2008 dan 1 November 2008 sedangkan siklus II dilaksanakan tanggal pada 12 November 2008 dan 13 November 2008. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-Smart 1 SMA Negeri 1 Kediri yang berjumlah 22 anak. Sumber data penelitian adalah kata-kata dan tindakan yang dilakukan siswa dan guru selama proses pembelajaran menulis kreatif cerpen berdasarkan pengalaman pribadi siswa dengan memanfaatkan menulis jurnal. Data penelitian meliputi data verbal berwujud tuturan lisan selama proses dan hasil tertulis peningkatan keterampilan menulis kreatif cerpen. Data nonverbal berupa rekaman tindakan siswa dalam foto dan tindakan yang ditranskripsikan pada pedoman obvervasi dan catatan lapangan. Data diperoleh melalui instrumen utama yaitu peneliti dibantu guru dan teman sejawat sedangkan instrumen penunjang berupa pedoman wawancara guru angket siswa lembar kerja siswa pedoman observasi dokumentasi dan catatan lapangan untuk mengetahui proses dan hasil keterampilan menulis kreatif cerpen siswa. ii Berdasarkan hasil analisis data proses peningkatan keterampilan menulis kreatif cerpen siswa dengan memanfaatkan menulis jurnal dapat ditarik kesimpulan berikut. Proses peningkatan keterampilan menulis kreatif cerpen dengan memanfaatkan menulis jurnal pada tahap pra menulis dilakukan dengan (1) mengidentifikasi pengalaman pribadi yang pernah dialami siswa (2) memilih pengalaman pribadi yang menarik untuk dijadikan cerpen dan (3) membuat kerangka cerpen berdasarkan pengalaman pribadi yang telah dipilih siswa. Pada tahap menulis peningkatan keterampilan menulis kreatif cerpen dengan memanfaatkan menulis jurnal dilakukan dengan cara mengembangkan kerangka cerpen yang telah dibuat pada kegiatan pra menulis yaitu mengembangkan tema penokohan latar dan alur. Pada tahap pasca menulis menulis jurnal untuk meningkatkan keterampilan menulis cerpen dilakukan dengan kegiatan penyuntingan dan pemublikasian cerpen siswa. Berdasarkan analisis hasil pemanfaatan menulis jurnal pengalaman pribadi keterampilan yang berkembang pada tahap pra menulis yaitu keterampilan menyusun kerangka cerpen dengan menentukan tema cerpen menentukan judul cerpen yang menggambarkan tema atau peristiwa penting dalam cerpen menentukan penokohan dalam cerpen menentukan latar cerpen dan menentukan alur cerpen. Pada tahap menulis pemanfaatan menulis jurnal pengalaman pribadi dapat (1) meningkatkan keterampilan siswa dalam mengembangkan kerangka cerpen yang lengkap rinci dan sesuai dengan kerangka cerpen yang telah dibuat (2) meningkatkan keterampilan siswa dalam mengembangkan peristiwa dengan narasi yang runtut utuh dan padu yang dibangun dengan konflik paling menarik sehingga menimbulkan suspense mendeskripsikan latar yang memberikan kesan realistis dan menciptakan suasana yang seolah-olah sungguh-sungguh ada dan terjadi menggambarkan dialog dan monolog yang mendukung dan memperkuat pengembangan alur cerpen memperkuat penggambaran karakter tokoh cerpen dan latar cerpen (3) meningkatkan keterampilan penggunaan ejaan dan tanda baca dengan baik yang ditandai dengan rendahnya kesalahan penggunaan ejaan dan tanda baca yang dilakukan oleh siswa (tidak lebih dari 15 kesalahan). Pada tahap pasca menulis pemanfaatan menulis jurnal pengalaman pribadi dapat meningkatkan keterampilan menyunting yang memungkinkan siswa untuk mengoreksi hasil karangan temannya sehingga siswa juga mengetahui kesalahan dan kekurangan pada hasil cerpen mereka serta memublikasikan cerpen karya mereka dengan cara membacakannya di depan kelas. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada guru Bahasa Indonesia untuk memanfaatkan menulis jurnal dalam meningkatkan kemampuan menulis kreatif cerpen berdasarkan pengalaman pribadi siswa. Kepada penulis buku ajar disarankan untuk menjadikan temuan ini sebagai alternatif strategi pembelajaran menulis kreatif cerpen. Kepada peneliti selanjutnya hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai acuan dan gambaran mengenai masalah yang sejenis dan disarankan agar mengembangkan strategi menulis jurnal ini pada kompetensi pembelajaran sastra yang lain.