Skripsi
Pengaruh pertumbuhan total asset dan financing to deposit ratio (FDR) terhadap pendapatan bagi hasil pihak ketiga pada Bank Syariah (Studi pada PT Bank Syariah Mandiri) / Wien Widyanti
Abstrak
ABSTRAK Widyanti Wien. 2009. Pengaruh Pertumbuhan Total Asset dan Financing to Deposit Ratio (FDR) Terhadap Pendapatan Bagi Hasil Pihak ketiga Pada Bank Syariah (Studi Pada PT Bank Syariah Mandiri). Skripsi Program S-1 Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Hj. Sutatmi Msi MPd Ak dan (II) Sriyani Mentari S.Pd MM. Kata kunci total asset financing to deposit ratio pendapatan bagi hasil Setelah adanya UU No. 7 tahun 1992 tentang perbankan yang memungkinkan bank menjalankan operasional bisnisnya dengan sistem bagi hasil kemudian UU No 10 Tahun 1998 sebagai amandemen dari UU No.7 Tahun 1992 yang memberikan landasan hukum yang lebih kuat bagi keberadaan sistem perbankan syariah terjadi perkembangan yang demikian pesat pada industri perbankan syariah di Indonesia yang dapat dinilai dari indikator pertumbuhan total asset dan Financing to Deposit Ratio (FDR). Besar kecilnya tingkat bagi hasil yang ditawarkan oleh perbankan syariah akan sangat mempengaruhi jumlah pihak ketiga yang akan menyimpan uangnya di bank syariah. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan total asset dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap pendapatan bagi hasil pihak ketiga pada PT Bank Syariah Mandiri baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini dilakukan pada PT Bank Syariah Mandiri. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu laporan keuangan triwulan PT Bank Syariah Mandiri yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia dari tahun 2004- 2007. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel independen (pertumbuhan total asset dan FDR) terhadap variabel dependen (pendapatan bagi hasil pihak ketiga) digunakan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang bisa dikemukakan yaitu melakukan strategi alokasi asset yang tepat serta manajemen asset yang baik untuk menjaga kualitas asset terutama asset produktifnya (earning asset) agar tetap dapat dioptimalkan untuk memperoleh return memberikan bagi hasil yang kompetitif dengan memperhatikan efisiensi dan manajemen resiko yang cermat agar nasabah lebih tertarik menabung uangnya di PT Bank Syariah Mandiri daripada di bank konvensional diharapkan adanya penelitian-penelitian selanjutnya mengenai pendapatan bagi hasil pihak ketiga dengan menggunakan variabel-variabel yang lebih beragam baik dari faktor internal maupun eksternal bank.