Skripsi
Peningkatan hasil belajar bahasa Indonesia melalui pembelajaran kooperatif model team game turnament (TGT) di kelas 3 SDN Bendogerit 1 Blitar / Febrian Herwanti
Abstrak
ABSTRAK Herwanti Febrian. 2009. Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Melalui Pembelajaran Kooperatif Model Team Game Turnsment (TGT) di Kelas 3 SDN Bendogerit 1 Blitar. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Alif Mudiono M.Pd (II) Dra. Sutansi M.Pd. Kata kunci pembelajaran kooperatif TGT hasil belajar Bahasa Indonesia Pelaksanaan pambelajaran dalam rangka menyampaikan materi Bahasa Indonesia diperoleh beberapa permasalahan yaitu (1) pelaksanaan pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional (2) hasil belajar produk belum mencapai ketuntasan dalam setiap materi (3) kurangnya penerimaan siswa terhadap perbedaan individu dan (4) keterampilan sosial siswa yang belum berkembang. Penelitian ini dilaksanakan dalam rangka untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran kooperatif model TGT di SDN Bendogerit 1 dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang berupa hasil belajar proses dan hasil belajar produk. Aspek yang dinilai dalam hasil belajar proses adalah peningkatan penerimaaan siswa terhadap perbedaan individu dan pengembangan keterampilan sosial. Hasil belajar produk diperoleh dari nilai evaluasi. Pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah pembelajaran kooperatif model TGT. TGT merupakan salah satu jenis model pembelajaran kooperatif yang terdiri atas penyampaian materi oleh guru rekognisi tim kerja tim kuis di meja turnamen evaluasi dan penghargaan kelompok. Pembelajaran dilaksanakan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan tema peristiwa. Rancangan penelitian dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari empat tahap yaitu (1) perencanaan (2) tindakan (3) observasi dan (4) refleksi. Subyek penelitian adalah kelas 3C SDN Bendogerit 1 sejumlah 36 orang siswa dan 6 orang siswa dari kelas 6A sebagai juri dalam meja turnamen. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes dan observasi selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk proses belajar mengalami penigkatan yaitu penerimaan siswa terhadap perbedaan individu mengalami peningkatan dari 80 56% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II dan pengembangan ketrampilan sosial siswa mengalami peningkatan dari 77 78% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Sedangkan hasil evaluasi juga mengalami peningkatan yaitu 66 67% pada siklus I kemudian menjadi 100% pada siklus II. Melihat hasil tersebut guru diharapkan menerapkan pembelajaran kooperatif model TGT dalam mengajarkan Bahasa Indonesia.