Tugas Akhir
Studi pelaksanaan dan RAB pekerjaan kolom dan balok pada proyek pembangunan rumah sakit Mardi Waluyo di Jl. Kalimantan no. 113 Blitar / Yudik Pitantra Puspa A.
Abstrak
Era pembangunan dan globalisasi banyak mempengaruhi tatanan kehidupan dalam segala bidang. Termasuk pada dunia konstruksi yang menuntut kenyamanan dan biaya yang ekonomis. Suatu proyek pembangunan prosesnya harus melalui beberapa tahap diantaranya perencanaan dan pelaksanaan. Perencanaan merupakan tahap awal pembuatan bangunan yang meliputi arsitektural pehitungan struktur dan RAB. Pelaksanaan merupakan pengerjaan bangunan dilapangan sesuai dengan prosedur yang telah direncanakan. Pelaksanaan pekerjaan kolom dan balok sering menyimpang dari apa yang telah distandarkan sehingga penyimpangan ini dapat menghambat waktu pelaksanaan dan menurunkan kualitas kolom dan balok beton. ketelitian dalam perhitungan RAB juga sangat penting karena berhubungan dengan dana kesalahan perhitungan RAB sedikit saja maka akan menyebabkan kerugian. Studi pelaksanaan dan RAB ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana metode pelksanaan pekerjaan pemasangan bekisting balok dan kolom pekerjaan penulangan balok dan kolom batas pemberhentian pengecoran kolom perhitungan volume sambungan antara kolom dan balok dan besar biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan kolom dan balok. Hasil studi lapangan tentang pelaksanaan pekerjaan kolom dan balok adalah sebagai berikut kolom struktur utama yang dibuat untuk pembangunan RS Mardi Waluyo yaitu berukuran 50 cm x 50 cm dan balok yang digunakan berukuran 40 cm x 60 cm. Tahap pemasangan bekisting balok dan kolom ada beberapa tahap yaitu pemotongan bahan perakitan dan penyetelan bekisting pada tempat yang telah ditentukan. Pemasangan tulangan ada beberapa tahap yaitu pemotongan pembengkokan penganyaman dan penyetelan tulangan pada posisi yang telah ditentukan. Batas pengecoran kolom setinggi 3 73 m. Volume sambungan tiap-tiap kolom dan balok untuk lantai satu adalah 0 25 m3 dan kebutuhan tulangan untuk sambungan adalah 52 1 kg untuk lantai dua volume sambungan untuk tiap-tipa kolom dan balok adalah 0 25 m3dan kebutuhan tulangan untuk sambungan adalah 45 5 kg untuk lantai tiga volume sambungan tiap-tiap kolom dan balok adalah 0 25 m3 dan kebutuhan tulangan untuk sambungan adalah 45 5 kg Menurut analisa Wulfram I. Ervianto biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan kolom dan balok adalah sebesar Rp 3.712.184.296 sedang analisa berdasarkan SNI 2001 biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan kolom dan balok adalah Rp 4.402.792.787 jadi perbedaan biaya menggunakan analisa Wulfram I.Ervianto dan analisa SNI 2001 adalah Rp 609.608.491