Tugas Akhir
Implementasi saluran distribusi pada PT. Arta Boga Cemerlang Depo Blitar sebagai distributor tunggal Orang Tua Company / Teguh Prasetyo
Abstrak
Saluran distribusi merupakan jalan atau rute yang dilalui produk mulai dari produsen sampai ke tangan pelanggan akhir. Pihak-pihak yang berperan dalam saluran distribusi ini paling tidak ada dua pihak yaitu produsen sebagai penjual dan konsumen sebagai pengguna. Selain itu terdapat pihak-pihak lain seperti pengecer dan grosir yang sering disebut sebagai perantara. Tujuan produsen menggunakan saluran distribusi adalah memastikan bahwa pembeli dapat membeli apa yang mereka inginkan dimanapun mereka menginginkan dan kapanpun mereka membeli. Praktek Kerja Lapangan (PKL) dilaksanakan di PT. Arta Boga Cemerlang Depo Blitar mulai tanggal 9 Pebruari sampai 11 Maret 2009 PKL ini digunakan untuk menyusun Tugas Akhir yang bertujuan untuk mengetahui (1) Penerapan saluran distribusi pada PT. Arta Boga Cemerlang Depo Blitar. (2) Faktor yang mempengaruhi saluran distribusi PT. Arta Boga Cemerlang Depo Blitar. (3) faktor pendukung dan penghambat saluran distribusi pada PT. Arta Boga Cemerlang Depo Blitar. (4) Upaya-upaya yang dilakukan oleh PT. Arta Boga Cemerlang Depo Blitar dalam mengatasi hambatan-hambatan. Pelaksanaan strategi distribusi yang baik dan tepat akan meningkatkan omzet penjualan. Hasil penelitian dari praktik kerja lapangan diketahui (1) sistem saluran distribusi yang diterapkan oleh PT. Arta Boga Cemerlang Depo Blitar yaitu Saluran distribusi satu tingkat saluran distribusi dua tingkat dan strategi distribusi intensif. (2) Faktor yang mempengaruhi keberhasilan pengelolaan saluran distribusi pada PT. Arta Boga Cemerlang Depo Blitar yaitu jumlah pembeli potensial nilai unit barang luasnya lini produk pemrosesan pesanan pergudangan transportasi dan persediaan. (3) Terdapat faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan kegiatan distribusi pada PT. Arta Boga Cemerlang Depo Blitar. Faktor pendukung antara lain penggunaan saluran distribusi satu tingkat yang memungkinkan penjual dapat beinteraksi secara langsung dan mengetahui setiap kebutuhan konsumen. Saluran distribusi dua tingkat digunakan untuk memperoleh akses yang optimal pada setiap segmen. Saluran distribusi intensif memungkinkan produk tersebar luas di pasar. Jumlah armada pengiriman barang yang memadai. Memiliki tenaga penjualan yang terampil sehingga mampu melakukan tindakan persuasif kepada konsumen agar melakukan pembelian. Memiliki gudang yang memadai untuk menampung barang dalam jumah besar. Selain faktor pendukung di atas terdapat pula faktor penghambat yang mempengaruhi proses distribusi antara lain kurangnya jumlah sales penjualan sehingga target pejualan sering kali tidak terpenuhi. PT. Arta Boga Cemerlang Depo Blitar hanya memiliki seorang pengawas sehingga proses pengawasan untuk setiap saluran tidak berjalan optimal selain itu adanya competitor yang bergerak dalam usaha yang juga menjadi faktor penghambat proses distribusi. (4) untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut upaya-upaya yang dilakukan PT. Arta Boga Cemerlang Depo Blitar antara lain memilih saluran distrbusi yang tepat menjalin kerjasama yang baik dengan mitra kerja dan memberikan bonus untuk meningkatkan kinerja karyawan. Saran yang diberikan penulis yakni sebelum menerapkan strategi penjualan hendaknya mengadakan analisa pasar terlebih dahulu. Meningkatkan kegiatan distribusinya lebih intensif . Perusahaan hendaknya selalu mengadakan pengawasan dan evaluasi berkala terhadap kegiatan distribusi yang dilakukan sehingga dapat mengontrol dan mengetahui perkembangan-perkembangan dari hasil pelaksanaan distribusi yang telah dilakukan selama ini.