Skripsi
Implementasi kurikulum 2006 (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) dalam kegiatan pembelajaran kimia oleh guru kimia SMA swastase-kota Malang / Nur Haqiqi
Abstrak
Kurikulum 2006 (KTSP) merupakan kurikulum pengganti dan sekaligus penyempurna kurikulum-kurikulum sebelumnya. KTSP diberlakukan secara berangsur-angsur pada tahun ajaran 2006/2007 dan secara serentak pada tahun 2009/2010. Sebagai kurikulum baru KTSP menemui banyak permasalahan dalam pelaksanaannya di lapangan antara lain diduga belum siapnya guru untuk melaksanakan aturan dan tuntutan dalam KTSP dalam proses pembelajaran. Untuk mengetahui apakah guru Kimia SMA Swasta se-Kota Malang telah mengimplementasikan KTSP dalam kegiatan pembelajaran maka perlu diadakan penelitian. Penelitian ini terkait tugas guru yang terdri atas tiga hal yaitu perencanaan kegiatan pembelajaran pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan penilaian hasil pembelajaran yang sesuai dengan KTSP. Rancangan penelitian berupa penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah guru-guru Kimia SMA Swasta se-Kota Malang. Ada 13 sekolah yang diteliti dengan 15 guru yang mengajar mata pelajaran Kimia kelas X dan/atau kelas XI dijadikan sampel. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang terdiri dari 63 pertanyaan yang sudah valid dan wawancara. Analisis data dilakukan secara diskriptif menggunakan perhitungan persentase jawaban responden dan pemberian rangking pada tiap sub variabel yang sebelumnya ditriangulasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dilihat dari (1) perencanaan kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru Kimia kelas X dan XI SMA Swasta se-Kota Malang telah terlaksana dengan kualifikasi baik (78%). Hal ini dapat dilihat dari bekal pengetahuan KTSP yang diperoleh guru dan kemampuan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran yang sesuai dengan KTSP (2) pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru Kimia kelas X dan XI SMA Swasta se-Kota Malang telah terlaksana dengan kualifikasi baik (77%). Hal ini dapat dilihat dari kemampuan guru dalam penggunaan model pembelajaran metode mengajar yang proses pembelajaran yang sesuai dengan KTSP dan ketersediaan sarana belajar (3) penilaian hasil pembelajaran yang dilakukan oleh guru Kimia kelas X dan XI SMA Swasta se-Kota Malang telah terlaksanan dengan kualifikasi baik (76%). Hal ini dapat dilihat dari kemampuan guru dalam pelaksanaan penilaian pemilihan jenis tagihan pemilihan bentuk instrumen hambatan yang dialami dalam melaksanakan penilaian penentuan ketuntasan belajar pelaksanaan program remidi dan pengayaan serta pelaksanaan evaluasi program yang sesuai dengan KTSP