Tugas Akhir
Pembuatan PC router berbasis mikrotik pada SMA Negeri 1 Pasuruan / Muhammad Sokheh
Abstrak
Internet merupakan salah satu sarana akses jaringan skala internasional tanpa ada batasan waktu dan wilayah yang sudah berkembang di segala bidang antara lain bidang pendidikan. Peredaran situs porno pun juga semakin berkembang hal ini berdampak negatif jika siswa mengakses situs porno tersebut maka diperlukan suatu sistem yang dapat membatasi akses porno baik browsing maupun searching. Disamping itu untuk menjaga konektivitas dan mengoptimalkan internet speedy dan jardiknas di laboratorium komputer SMA Negeri 1 Pasuruan diperlukan suatu sistem fail over yang dapat membackup koneksi internet jika salah satu provider internet terputus dan manajemen bandwidth agar bandwidth yang diterima setiap client sama rata. Upaya untuk menanggulangi permasalahan di atas adalah merancang PC Router berbasis mikrotik yang dapat membatasi akses situs porno melakukan backup koneksi internet jika salah satu koneksi terputus dan membagi bandwidth secara merata. PC Router berbasis mikrotik merupakan alternatif untuk menekan biaya pembelian router pabrikan seperti Cisco Juniper dan BayNetwork yang harganya masih mahal. Digunakannya mikrotik sebagai sistem operasi karena lisensinya murah tidak membutuhkan spesifikasi hardware yang besar instalasi tidak rumit dan administrasinya mudah bisa diakses melalui console Webbox (web browser) dan Winbox (windows application). Pada perancangan PC router berbasis mikrotik ini diawali instalasi mikrotik dilanjutkan konfigurasi IP address teknik fail over dengan opsi speedy sebagai koneksi utama dan jardiknas sebagai cadangan konfigurasi bandwidth management menggunakan tipe PCQ (Peer Connection Queue) sehingga bandwidth speedy sebesar 320 kbps dan jardiknas sebesar 224 kbps dibagi secara merata setiap client dari 20 client yang aktif kemudian mengkonfigurasi mikrotik sebagai pusat filterisasi situs porno dengan cara memasukkan alamat situs dan keyword yang mengandung unsur pornografi/pornoaksi pada web proxy access list. Dari hasil pengujian PC router berbasis mikrotik secara keseluruhan diperoleh hasil bahwa piranti sesuai dengan rancangan yaitu (1) Melakukan backup koneksi dari speedy ke jardiknas jika speedy terputus (2) Membagi bandwidth internet secara merata sesuai dengan jumlah client yang sedang aktif dan (3) Membatasi akses situs porno berdasarkan daftar blacklist situs porno. Kesimpulan yang dapat diambil dari perancangan dan hasil pengujian adalah sebagai berikut (1) PC Router melakukan backup koneksi dari speedy ke jardiknas jika koneksi speedy terputus dan secara terus menerus melakukan checking koneksi speedy jika koneksi speedy dapat dilalui maka koneksi jardiknas dicadangkan dan digunakan kembali jika koneksi speedy terputus (2) Sistem manajemen bandwidth tipe PCQ (Peer Connection Queue) membagi bandwidth internet sama rata sesuai dengan jumlah client yang aktif bandwidth speedy sebesar 320 kpbs dibagi 20 client sehingga setiap client mendapatkan bandwidth rata-rata 16 kbps dan bandwidth jardiknas sebesar 224 kbps dibagi 20 client sehingga setiap client mendapatkan bandwidth rata-rata 11 kbps dan (3) Sistem filterisasi situs porno membatasi pencarian informasi baik menggunakan alamat situs maupun keyword yang terdaftar di blacklist web proxy sehingga jika siswa mengakses situs porno muncul keterangan access denied. Dengan melihat hasil yang dicapai untuk pengembangan lebih lanjut disarankan (1) Memperbarui daftar filterisasi alamat situs dan keyword seiring dengan perkembangan dari situs porno tersebut (2) Perlu dilakukan upgrade mikrotik ke versi yang terbaru agar mendapatkan penyempurnaan sistem dan stabilitas dari PC Router