Tugas Akhir
Studi evaluasi pelaksanaan plat lantai precast pada proyek pembangunan rusunawa Universitas Muhammadiyah Malang / Much. Wahyu Apridani
Abstrak
Seiring dengan pesatnya perkembangan dunia jasa konstruksi dan meningkatnya kebutuhan tempat tinggal di masyarakat oleh perkembangan penduduk maka kebutuhan akan tempat tinggal bagi para pendatang khususnya di kalangan mahasiswa pun mengalami peningkatan. Dengan adanya peluang tersebut maka PT. JHS Precast Concrete Industri berupaya memenuhi permintaan itu dari owner/pemilik bangunan yaitu Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) maka dikembangkanlah Pembangunan gedung Rumah Susun Sederhana Sewa UMM bagi kalangan mahasiswa/mahasiswi UMM dan pembangunan gedung tersebut beralamat dijalan Karya Wiguna Tegal Gondo Malang gedung Rusunawa UMM dibangun 2 gedung dengan sistem precast atau cetak ditempat. Studi lapangan ini bertujauan untuk mengetahui tahapan konstruksi plat precast pada Proyek Pembangunan Rusunawa Universitas Muhammadiyyah Malang. Secara khusus studi lapangan ini untuk mengungkap pelaksanaan pekerjaan plat precast dan diharapkan dapat menambah ilmu dan wawasan tentang pelaksanaan pekerjaan plat precast. Metode pendekatan yang digunakan dalam studi lapangan adalah metode penelitian survey. Untuk mendapatkan data yang akurat dapat dilakukan dengan cara observasi (pengamatan) wawancara dokumentasi dan melalui buku penunjang pelaksanaan plat. Hasil studi lapangan menyebutkan bahwa pelaksanaan pekerjaan konstruksi plat precast dimulai pada minggu pertama bulan Maret 2008 berhenti akhir bulan Juni 2008 dilanjutkan kembali minggu pertama bulan Agustus 2008 selesai minggu akhir bulan Agustus 2008. Adapun pelaksanaan pekerjaan tersebut meliputi (1) Perakitan bekisting plat precast diatas molding plat (2) Pekerjaan perangkaian tulangan (3) Pekerjaan pengecoran menggunakan beton Ready Mixed dengan mutu K-400. (4) Pekerjaan pembongkaran dan perawatan beton (5) Proses pemasangan beton slab (erection) (6) Pengecoran topping slab dengan ketebalan 5 cm. Adapun pelaksanaan dilapangan pekerjaan plat precast ini berbeda dengan yang lainnya khususnya dengan sistim konvensional keunggulannya waktu pelaksanaan lebih cepat cocok untuk lahan yang terbatas mengurangi penggunaan bekisting dan skafolding. Berdasarkan studi lapangan ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pelaksanaan pekerjaan plat lantai selanjutnya dalam membangun suatu bangunan bertingkat sehingga didapatkan suatu bangunan yang kokoh dengan bahan yang seefisien mungkin dan pelaksanaannya lebih cepat serta bangunan yang tahan gempa seperti halnya metode pelaksanaan konstruksi yang diterapkan menggunakan sistem precast ini.