Skripsi
Pengaruh current ratio, total asset turnover, total debt to equity ratio terhadap return on equity (ROE) pada badan usaha perbankan yang lisitng di BEJ tahun 2005-2006 / Rif\'at Mashadi
Abstrak
ABSTRAK Mashadi Rif at. 2008. Pengaruh Current Ratio Total Asset Turover dan Total Debt to Equity Ratio Terhadap Return On Equity Pada Badan Usaha Perbankan yang Listing di BEJ Tahun 2005-2006. Skripsi Jurusan Manajemen Konsentrasi Keuangan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Mohammad Hari M.Si (2). Ely Siswanto S.Sos. M.M Kata kunci Current Ratio Total Asset Turnover Total Debt to Equity Ratio dan Return On Equity Profitabilitas merupakan kemampuan badan usaha untuk menghasilkan keuntungan pada tingkat penjualan aset dan modal saham tertentu. Semakin tinggi tingkat profitabilitas badan usaha maka semakin baik pula kemampuan badan usaha tersebut dalam menghasilkan keuntungan. Untuk mengukur profitabilitas suatu badan usaha dapat diukur dengan rasio. Rasio-rasio tersebut diantaranya adalah ROE. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi current ratio total asset turover dan total debt to equity ratio dan return on equity serta untuk menguji pengaruh secara parsial dan pengaruh secara simultan current ratio total asset turover dan total debt to equity ratio terhadap return on equity (ROE) pada badan usaha perbankan yang listing di BEJ tahun 2005-2006. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 26 badan usaha sedangkan sample yang digunakan adalah seluruh populasi yaitu 26 badan usaha. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Analisis data menggunakan regresi berganda. Kondisi rasio current ratio/ likuiditas dikatakan baik apabila berada pada standar likuiditas badan usaha bank yaitu 100%-115%. Kondisi total asset turover /rasio aktivitas dikatakan baik apabila tingkat aktivitasnya lebih dari 2 kali dalam satu periode. Kondisi total debt to equity ratio/ rasio leverage dikatakan tinggi apabila leveragenya lebih besar dari aktiva yang dimiliki oleh badan usaha. Sedangkan kondisi ROE dikatakan baik apabila berada di atas standar ROE perbankan yaitu 4% Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi current ratio/rasio likuiditas tahun 2005 -2006 adalah baik karena berada diantara standar likuiditas perbankan yaitu 110%-115%. Kondisi total asset turnover/ rasio aktivitas badan usaha perbankan tahun 2005-2006 adalah buruk karena berada dibawah standar rasio yaitu 0.5 kondisi ini disebabkan oleh perhitungan yang berbeda yang pada dasarnya lebih relevan apabila digunakan pada perusahaan non perbankan .Kondisi total debt to equity ratio/ rasio leverage badan usaha perbankan tahun 2005-2006 adalah tinggi karena rata-ratanya melebihi aktiva yang dimiliki badan usaha ( 100%). Kondisi ROE badan usaha perbankan tahun 2005-2006 adalah baik karena rata-rata ROE perbankan di atas standar rasio perbankan yaitu 4%. Current ratio/ rasio likuiditas secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap ROE Total asset turnover/ rasio aktivitas secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap ROE. Total debt to equity ratio/ rasio leverage secara parsial berpengaruh signifikan terhadap ROE dan secara simultan current ratio total asset turover dan total debt to equity ratio berpengaruh signifikan terhadap ROE. Untuk peneliti selanjutnya disarankan untuk menambah rentang waktu penelitian dan memilih variable yang relevan dengan laporan keuangan badan usaha perbankan.