UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Studi tentang tingkat perkembangan pribadi sebagai fokus pelayanan BK siswa SLTP negeri se-kabupaten Tulungagung / Nanda Anastasia

Anastasia, Nanda - Nama Orang;

Abstrak
Bimbingan konseling berasal dari dua kata bimbingan dan konseling. Bimbingan merupakan terjemahan dari guidance yang didalamnya terkandung makna. Sertzer Stone (1966 3) mengemukakan bahwa guidance berasal dari kata guide yang mempunyai arti direct pilot manager art sterer (menunjukkan menentukan mengatur mengemudikan). Pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah diarahkan pada ketercapaian tujuan pendidikan dan tujuan pelaksanaan konseling. Sebagai salah satu lembaga pendidikan sekolah membutuhkan pelayanan bimbingan dan konseling dalam penyelenggaraan dan peningkatan kondisi kehidupan di sekolah demi tercapainya tujuan pendidikan yang berjalan seiring dengan visi profesi konseling yaitu terwujudnya kehidupan kemandirian yang membahagiakan melalui tersedianya pelayanan bantuan dalam memberikan dukungan perkembangan dan pengentasan masalah agar ndividu berkembanga secara optimal mandiri dan bahagia Keberhasilan seorang konselor dalam membantu peserta didik atau siswa dapat diukur apabila siswa telah berkembang ke arah kematangan atau kemandirian. Standar kemandirian siswa tersebut terdiri dari 11 aspek perkembangan. Aspek-aspek perkembangan tersebut adalah landasan hidup religius landasan perilaku etis kematangan emosi kematangan intelektual kesadaran tanggung jawab sosial kesadaran gender pengembangan pribadi perilaku kewirausahaan wawasan dan kesiapan karier kematangan hubungan dengan teman sebaya dan kesiapan diri untuk menikah dan berkarya. Setiap aspek perkembangan terjabar ke dalam tiga peringkat tujuan dan terakomodasi ke jenjang sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Piaget dalam mengatakan bahwa Secara psikologis masa remaja adalah usia di mana individu berintegrasi dengan masyarakat dewasa usia dimana anak tidak lagi merasa dibawah tingkat orangorang yang lebih tua melainkan berada dalam tingkatan yang sama. Sekurangkurangnya dalam masalah hak integrasi dalam masyarakat (dewasa) mempunyai banyak aspek efektif kurang lebih berhubungan dengan masa puber ..termasuk juga perubahan intelektual yang mencolok transformasi intelektual yang khas dari cara berpikir remaja ini memungkinkannya untuk mencapai integrasi dalam hubungan sosial orang dewasa yang kenyataannya merupakan ciri khas yang umum dari periode perkembangan ini. Awal masa remaja berlangsung kira-kira usia 13 tahun sampai 16 tahun atau 17 tahun dan akhir masa remaja bermula dari usia 16 atau 17 tahun sampai 18 tahun yaitu usia matang secara hukum. Pada masa ini remaja bukan lagi seorang anak dan juga bukan orang dewasa. Kalau remaja berperilaku seperti anak-anak ia akan diajari untuk bertindak sesuai umurnya . Kalau remaja berusaha berperilaku seperti orang dewasa ia sering kali dituduh terlalu besar celananya dan dimarahi karena mencoba bertindak seperti orang dewasa. Status remaja yang tidak jelas ini juga menguntungkan karena status memberi waktu kepadanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku nilai dan sifat yang paling sesuai bagi dirinya. Masa remaja sebagai usia yang bermasalah. Remaja merasa dirinya mandiri sehingga ingin mengatasi masalahnya sendiri menolak bantuan orang tua dan guruguru karena ketidak mampuan mereka untuk mengatasi sendiri masalahnya menurut cara yang mereka yakini banyak remaja akhirnya menemukan bahwa penyelesaiannya tidak selalu sesuai dengan harapan mereka. Agar remaja dapat mencapai perkembangan yang optimal maka kemandirian menjadi salah satu aspek yang penting bagi remaja. Kemandirian timbul dari menjadi salah satu aspek yang penting bagi remaja. Kemandirian timbul dari belajar bahwa seseorang dapat mencapai atau melakukan sesuatu sendiri dapat mengandalkan kemampuan sendiri dan dapat mempercayai penilaian diri sendiri.


Informasi Detail
DDC
Rs 371.4 ANA s
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Bimbingan Konseling, 2009.
Deskripsi Fisik
x, 149 lembar : il. : tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
01509/KI/09
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2009
Subjek
1. SISWA - PRIBADI, PERKEMBANGAN
2. BIMBINGAN DAN KONSELING

Pembimbing
1. TRIYONO ; 2. HARMIYANTO
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik