Skripsi
Pengaruh penggunaan media pembelajaran video compact disc terhadap peningkatan motivasi belajar siswa pada sub mata pelajaran pengetahuan seni tari di SMPN 23 Malang / Manja Dona Atwi Dwi Masyita
Abstrak
Dari beberapa penelitian sebelumnya sebagian besar menyatakan bahwa penggunaan media pembelajaran dapat memberikan kontribusi yang positif bagi peningkatan kualitas pembelajaran. Baik itu media sederhana media cetak maupun media elektronik. Sebagai media pembelajaran yang mempunyai keunggulan dibanding dengan media yang lain VCD pembelajaran sebagai media audio visual tentunya mempunyai dampak (pengaruh) yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Video Compact Disc terhadap motivasi belajar siswa pada sub mata pelajaran seni tari di SMPN 23 Malang Rancangan penelitian yang digunakan adalah true experimental design dengan rancangan penelitian pretest-postest control group design Sedangkan populasi penelitian ini adalah siswa SMPN 23 Malang yang terdiri dari kelas VII VIII dan IX. Dari beberapa kelas diambil dua kelas sebagai sampel penelitian yang dipilih secara purposive sampling. Dua kelas yang menjadi sampel adalah kelas VIII C sebagai kelas kontrol dan kelas VIII D sebagai kelas eksperimen yang masing-masing kelas berjumlah 35 siswa. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan uji-t dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS 13 for Windows. Hipotesa yang diambil dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran video compact disc terhadap motivasi belajar siswa pada sub mata pelajaran seni tari. Hasil penelitian ini menunjukkkan bahwa H1 diterima yaitu karena adanya pengaruh penggunaan media pembelajaran VCD terhadap motivasi belajar siswa pada Sub Mata Pelajaran Seni Tari di SMPN 23 Malang. Berdasarkan analisis data dengan menggunakan uji-t diperoleh signifikansi (0.001) 0.05 atau dengan nilai prosentase yang menunjukkan bahwa ada peningkatan pada kategori baik dan sangat baik dan berkurangnnya prosentase pada kategori cukup pada kelas eksperimen. Dengan prosentase sebesar 40% untuk kategori cukup dan 60% untuk kategori baik. Sedangkan pada kelas eksperimen 8 57% pada kategori cukup 57 14% pada kategori baik dan 34 29% dengan kategori sangat baik. Dengan adanya hasil tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media VCD dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa hipotesis diterima karena hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai sig 0.05. Hal ini sesuai dengan pernyataan jika sig 0.05 maka H1 diterima. Disarankan kepada sekolah untuk memanfaatkan VCD dengan karakter dan pokok bahasan yang lain karena media merupakan media pembelajaran yang cukup tepat dalam proses pembelajaran di sekolah. Berdasarkan atas hasil penelitian ini menunjukkan bahwa VCD merupakan media pembelajaran yang efektif untuk dijadikan sebagai media alternatif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa khususnya di SMPN 23 Malang.