Skripsi
Pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Malang tahun ajaran 2008/2009 pokok bahasan bahan kimia Rumah Tangga / Fadhilla Widyarti Suprapto
Abstrak
Konstrustivistik dalam pembelajaran kimia merupakan landasan berpikir pembelajaran dengan metode inkuiri terbimbing. Dengan inkuiri terbimbing pengetahuan terbangun karena siswa menemukan sendiri apa yang mereka pelajari. Semua yang didapatkan siswa dalam penemuan tersebut merupakan hasil belajar yang berwujud perubahan tingkah laku siswa dalam pengetahuan. Perubahan ini juga dipengaruhi oleh peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa terhadap fakta yang mereka temukan dalam pembelajaran. Berdasarkan uraian tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis siswa 2) Apakah dengan penerapan model pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa serta 3) Mengetahui persepsi siswa terhadap penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini menggunakan rancangan ekperimen semu dan deskriptif. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII. Sampel didapatkan dengan teknik Cluster Random Sampling hingga didapatkan bahwa kelas VIII-D sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-E sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah instrumen perlakuan berupa RPP dan instrumen pengukuran berupa LKS lembar observasi angket dan soal hasil belajar serta hasil rangkuman. Data hasil belajar dianalisis dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian ini adalah 1) Adanya perbedaan hasil belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan hasil belajar siswa kelas konvensional dengan nilai rata-rata 81 21 untuk kelas eksperimen dan 77 46 untuk kelas kontrol dengan taraf signifikansi 0 05. Hal ini didasari dari hasil uji hipotesis yang menunjukkan bahwa t hitung t tabel (2 204 1 992). Penerapan pembelajaran ini juga berpengaruh 2) Pada kemampuan berpikir kritis siswa yang mengalami peningkatan sebesar 32 79% pada kelas eksperimen sedang pada kontrol hanya 26 74%. 3) Siswa memberikan persepsi positif pada model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan rata-rata 76 4%.