Tugas Akhir
Pelaksanaan strategi diferensiasi produk pada rumah makan ayam bakar Wong Solo Cabang Malang / Wiji Astutik
Abstrak
Globalisasi ditandai dengan dimulainya era perdagangan yang tidak mengenal batas-batas negara. Untuk menghadapi suatu persaingan yang ketat tersebut sangat dibutuhkan manajemen yang handal dan mampu mengantisipasi pada setiap persaingan. Pada dasarnya keberhasilan suatu perusahaan di dalam memproduksi dan memasarkan produknya sangat ditentukan oleh ketepatan strategi yang dipakai oleh perusahaan. Strategi adalah suatu kesatuan rencana perusahaan yang menyeluruh untuk mencapai tujuan perusahaan dalam jangka panjang. Strategi yang harus digunakan oleh perusahaan agar produk yang dipasarkan lebih menarik dan berbeda adalah dengan diferensiasi produk atau biasa disebut sebagai memodifikasi produk. Unsur-unsur strategi adalah ruang lingkup tujuan dan sasaran pengalokasian sumber daya identifikasi keunggulan kompetitf yang layak dan sinergi . Diferensiasi produk adalah suatu usaha untuk mengembangkan produk yang ada baik produk tersebut produk lama maupun produk baru yang belum dikenal dipasaran guna mengembangkan positioning yang tepat sesuai keinginan konsumen potensial yang ingin dituju tingkat penjualan serta keuntungan perusahaan. untuk melakukan diferensiasi perusahaan harus mencoba mengidentifikasi cara-cara spesifik yang menjadi suatu pembeda untuk mencapai keunggulan kompetitif. Karena dengan melakukan diferensiasi ini akan membuat produk atau jasa yang ditawarkan menjadi unik di pasar. Kalau produk yang ditawarkan berbeda dengan produk yang ada di pasaran pelanggan akan bersedia membayar lebih mahal untuk menikmati perbedaan tersebut. Hal ini akan sangat menguntungkan bagi perusahaan. Perusahan akan mendapat laba yang besar sehingga kemajuan perusahaan akan menjadi nyata. Dalam penyusunan tugas akhir yang dimulai dari PKL yang dilakukan mulai tanggal 8 Pebruari sampai 7 Maret 2009 penulis berusaha untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan strategi diferensiasi Rumah Makan Ayam Bakar Wong Solo Cabang Malang Tujuan yang ingin dicapai dari strategi diferensiasi Rumah Makan Ayam Bakar Wong Solo Cabang Malang serta kelebihan dari strategi tersebut. Hasil pengamatan yang dilakukan menunjukkan bahwa diferensiasi produk yang dilakukan oleh Rumah Makan Ayam Bakar Wong Solo Cabang Malang adalah dengan menghasilkan produk yang mempunyai cita rasa yang khas memberinya brand yang berbeda seperti jus Poligami dan SWS. Sedangkan keunikan dan karakteristik dari setiap produk yang didiferensiasikan meliputi menyajikan berbagai menu makanan dan minuman tradisional yang banyak ragamnya menciptakan menu khusus yang hanya ada di Rumah Makan Ayam Bakar Wong Solo Cabang Malang saja dan menjaga kualitas dari produk-produknya terutama produk utamanya yaitu ayam bakar serta perlindungan yang tidak diberikan oleh pesaing dari harganya yang terlihat mahal. Tujuan yang ingin dicapai dari strategi diferensiasi Rumah Makan Ayam Bakar Wong Solo Cabang Malang adalah meningkatkan omzet penjualan memberikan kepuasan kepada konsumen menarik pemakai baru dan mengimbangi penawaran baru dengan produk yang sejenis dari pesaing. Selain itu dari hasil pengamatan di Rumah Makan Ayam Bakar Wong Solo Cabang Malang dapat dijelaskan bahwa strategi diferensiasi yang diterapkan sudah cukup efektif meskipun masih banyak juga kekurangan-kekurangan yang perlu diperhatikan. Saran yang penulis ingin sampaikan pada Rumah Makan Ayam Bakar Wong Solo Cabang Malang diantaranya Rumah Makan Ayam Bakar Wong Solo Cabang Malang hendaknya meningkatkan kualitas produk yang ada agar para pelanggan tidak kecewa pada produk-produk yang tersedia terus menciptakan ide-ide unik baru dalam pelaksanaan diferensiasi produk agar produk-produknya bisa mngambil hati para konsumennya sehingga tujuan perusahaan akan terwujud dan membuat produk baru dengan keunikan yang baru sesuai dengan kebutuhan konsumen meningkatkan kualitas produk dan menambahkan ciri-ciri produk yang baru serta gaya yang lebih baik menurunkan harga untuk menarik lapisan berikutnya yang terdiri dari pembeli yang sensitif terhadap harga dan perlu diadakannya layanan keluhan dalam bentuk tertulis maupun elektronik (telepon bebas pulsa) untuk menampung aspirasi konsumen demi kemajuan perusahaan.