Skripsi
Peningkatan hasil belajar IPA materi gaya gesek dengan metode discovery pada siswa kelas V SDN Gajahbendo Kec. Beji kabupaten Pasuruan / Jaka
Abstrak
ABSTRAK Jaka 2009 Peningkatan Hasil Belajar IPA Materi Gaya Gesek Dengan Metode Discovery Pada Siswa Kelas V SDN Gajahbendo Kec. Beji Kabupaten Pasuruan. Skripsi. Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Moch. Sochib M. Pd. (2) Dra. Hj Sri Estu Winahyu M. Pd. Kata Kunci Hasil Belajar Metode Diskoveri Gaya Gesek IPA diperlukan dalam kehidupan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan manusia melalui pemecahan masalah-masalah yang dapat diidentifikasikan. Penerapan IPA perlu dilakukan secara bijaksana agar tidak berdampak buruk terhadap lingkungan. Pembelajaran IPA (salingtemas) diarahkan pada pengalaman belajar untuk merancang dan membuat suatu karya melalui penerapan konsep IPA dan kompetensi bekerja ilmiah secara bijaksana. Hasil observasi awal telah ditemukan 1) Selama berlangsungnya proses pembelajaran IPA siswa sering terlihat kurang perhatian. 2) Hasil belajar IPA pada semester I tahun pelajaran 2008/2009 rata-rata kelasnya sebesar 63 00 (enam puluh tiga koma nol-nol). Salah satu metode yang dapat membantu untuk memecahkan masalah tersebut adalah metode discovery yang langkah-langkahnya merumuskan masalah mengumpulkan menganalisis menyajikan dan mengkomunikasikan data Penelitian ini betujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode discovery hasil belajar siswa kelas V dalam pembelajaran gaya gesek di kelas V SDN Gajahbendo Kec. Beji Kabupaten Pasuruan. Adapun sebagai subyek penelitian adalah siswa kelas V SDN Gajahbendo Kec. Beji Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) terdiri 4 tahapan yaitu perencanan tindakan observasi atau pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa selama penerapan metode discovery mengalami peningkatan. Sebagai indikatornya adalah aktivitas siswa semakin terfokus pada kegiatan pembelajaran selain itu bimbingan guru pada setiap tahapan semakin intensif dan efektif. Begitu juga hasil belajar siswa telah mengalami peningkatan. Pada pre tes hanya 19 siswa yang mencapai ketuntasan yang ditetapkan yaitu 60 00 meningkat menjadi 35 siswa pada siklus I. Jika pada pre tes rata-rata kelasnya mencapai 52 00. Tetapi pada siklus II rata-rata kelasnya mencapai 68 65 sedangkan siswa yang mengalami ketuntasan sebanyak 35. Pada siklus II rata-rata kelasnya mencapai 71 62 dan siswa yang mengalami ketuntasan sebanyak 40 siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan temuan-temuan yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPA materi gaya gesek dengan metode discovery dapat meningkatkan hasil belajar. Sedangkan saran yang diberikan adalah Guru menggunakan metode discovery yang terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada meteri gaya gesek. Menggunakan metode pembelajaran yang memberikan situasi belajar di kelas yang aktif yang memberikan pengalaman langsung pada siswa dan membangkitkan minat belajar. Sebagai referensi penelitian lebih lanjut.