Tugas Akhir
Analisis sistem pengendalian intern sediaan barang di gudang PT. Gandum / Ervin Widhiati
Abstrak
Sediaan barang merupakan hal yang sangat pokok bagi perusahaan manufaktur. Tanpa adanya sediaan perusahaan tidak dapat memenuhi permintaan konsumen. Dalam mencapai sediaan yang optimal diperlukan sistem pengendalian intern. Sistem pengendalian intern merupakan proses pengawasan dari dalam perusahaan yang dibutuhkan dalam setiap melakukan kinerjanya. Dengan adanya sistem pengendalian intern maka semua kegiatan operasional perusahaan dapat terkontrol dengan baik dan berjalan secara efektif dan efisien. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk a) mengetahui sistem pengendalian intern terhadap tiga sediaan yaitu sediaan bahan baku sediaan barang dalam proses barang jadi di PT. Gandum b) mengetahui kelemahan sistem pengendalian intern terhadap tiga sediaan yaitu sediaan bahan baku sediaan barang dalam proses barang jadi di PT. Gandum. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah a) Interview b) Observasi c) Dokumentasi. Metode Pemecahan masalah yang dilakukan yaitu menjelaskan sistem pengendalian intern sediaan barang di gudang kelemahan serta rekomendasi dari sistem pengendalian intern sediaan barang di gudang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat kelemahan dalam sistem pengendalian intern terhadap tiga sediaan yaitu sediaan bahan baku sediaan barang dalam proses dan sediaan barang jadi. Kelemahan berupa a) struktur organisasi Sediaan Bahan Baku terjadi perangkapan fungsi antara fungsi penerimaan dan penyimpanan Sediaan Barang Dalam Proses terjadi perangkapan fungsi antara fungsi akuntansi dengan fungsi kas dan Sediaan Barang Jadi terjadi perangkapan fungsi antara fungsi akuntansi dengan fungsi kas b) sistem wewenang dan otorisasi untuk Sediaan Bahan Baku belum adanya penomoran pra cetak (prenumber check) secara otomatis pada dokumen bukti.Beberapa saran yang dapat diajukan dalam mengatasi kelemahan yaitu a) dilakukan pemisahan fungsi antara fungsi pembelian penerimaan dan penyimpanan untuk memperkecil kesempatan bagi karyawan untuk melakukan kecurangan b) Metode sediaan perpetual dan EOQ (Economic Order Quantity) c) Agar sistem komputerisasi dapat digunakan secara maksimal maka perusahaan dapat menggunakan LAN/local area network