Skripsi
Perancangan bahan ajar CAD 3 dimensi pada matakuliah CAD/CAM berbasis multimedia di jurusan teknik mesin Universitas Negeri Malang / Moch Aries
Abstrak
ABSTRAK Aries Moch. 2008. Perancangan Bahan Ajar Cad 3 Dimensi Pada Mata Kuliah CAD/CAM Berbasis Multimedia di Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Widiyanti M.Pd. (2) Suprayitno S.T. M.T. Kata kunci media pembelajaran multimedia interaktif CAD 3 dimensi. Perkembangan teknologi di bidang industri semakin meningkat dengan banyaknya permintaan dari masyarakat akan kebutuhan hidupnya. Untuk itu usaha peningkatan kualitas dan produksi yang cepat sangat dibutuhkan oleh industri-industri tersebut agar dapat mencukupi permintaan masyarakat atas kebutuhan hidupnya. Teknologi elektronik juga semakin meningkat kegunaannya spesifiknya adalah salah satu alat elektronik yang sangat familiar terhadap kehidupan di zaman sekarang ini yaitu komputer. Perkembangan komputer dalam kegunaannya sangat merata di segala bidang termasuk dalam bidang pendidikan. Penerapan teknologi komputer untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sangatlah penting karena metode-metode multimedia dikerjakan dengan komputer ini memiliki keunggulan-keunggulan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dan pemahaman mereka tentang satu mata pelajaran atau mata kuliah yang di ajarkan pada suatu institusi. Penekanan masalah di sini adalah karena dalam praktikum mata kuliah CAD/CAM peserta didik pada Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang hanya mempunyai waktu yang singkat yaitu 2 minggu untuk menempuh mata kuliah CAD/CAM ini itupun dilakukan dengan sistem blok jadi setiap hari mereka selalu mendapatkan materi baru untuk mengejar penyampaian materi sampai memenuhi kompetensi. Padahal penguasaan dan pemahaman materi tidak cukup dengan waktu 2 minggu. Jadi waktu mereka untuk benar-benar menguasai materi-materi CAD/CAM sangat kurang akibatnya pada pertemuan selanjutnya masih banyak yang bertanya pada pembimbing tentang materi yang sebelumnya akhirnya pembimbing mengulang kembali materinya hal inilah yang menghambat penyampaian materi pada matakuliah CAD/CAM sehingga banyak materi yang dipersingkat supaya memenuhi kopetensi yang menyebabkan peserta didik tidak dapat menguasai mata kuliah ini dan mendapatkan nilai rata-rata. Melihat kondisi tersebut pengembangan bahan ajar yang berupa multimedia interaktif CAD 3D untuk mata kuliah CAD/CAM pada jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Malang sangat diperlukan. Tujuan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan sebuah produk CD interaktif yang dapat menjelaskan dan mendemonstrasikan CAD sehingga kekurangan waktu yang dialami mahasiswa dapat teratasi dengan pemanfaatan animasi dan video tentang pelatihan-pelatihan CAD 3D. Produk multimedia interaktif ini diharapkan dapat membantu pebelajar karena sesuai dengan kebutuhan pebelajar sendiri dan dapat menambah sumber belajar yang ada. Melalui produk multimedia interaktif ini pebelajar juga akan dapat membangun pengetahuan yang dibutuhkan melalui kegiatan belajar secara mandiri. Pengembangan produk multimedia interaktif ini menggunakan model pengembangan Dick Carey yang menggariskan langkah-langkah pengembangan produk secara sistematik. Model pengembangan yang digunakan dalam pengembangan ini mengacu pada sistematika metode pengajaran menggambar komputer secara umum dan dipadukan dengan sistematika pengembangan produk multimedia. Produk multimedia interaktif ini perlu diuji coba kelayakannya sebagai salah satu bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan Teknik Mesin dalam proses pengajaran matakuliah menggambar komputer. Uji coba dilakukan dengan meminta masukan dari (1) ahli materi (2) ahli media pembelajaran (3) dan uji coba kelompok kecil. Kegiatan uji coba telah mendapatkan hasil yang menunjukkan bahwa secara umum produk dapat dikatakan sudah memenuhi kebutuhan pengguna. Karena dalam proses uji produk mendapatkan kriteria BAIK. Produk multimedia pembelajaran yang dihasilkan dibuat untuk kebutuhan pengguna saat ini dalam pemanfaatannya lebih lanjut perlu diadakan revisi berupa penyesuaian kebutuhan pengguna dimasa yang akan datang. Saran dalam pengembangan produk lebih lanjut dapat dilengkapi dengan bahan-bahan yang dianggap dapat memberikan wawasan lebih kepada pengguna dan lebih mengaktifkan peran pebelajar (mahasiswa).