Tesis
Penerapan strategi pair check untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi pada siswa kelas V Sekolah Dasar Muhammadiyah Kabupaten Bantaeng / Abdan Syakur
Abstrak
ABSTRAK Abdan Syakur 2009. Penerapan Strategi Pair Check dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Narasi pada Siswa Kelas V SD Muhammadiyah Kabupaten Bantaeng. Tesis (Tidak dipublikasikan) Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sekolah Dasar Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Monica Djoehana D. Oka MA (II) Dr. Muakibatul Hasanah M.Pd Kata kunci Strategi pair check pembelajaran menulis karangan narasi Penerapan strategi pair check untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi bertolak dari tujuan agar siswa memiliki kemampuan dalam menuangkan ide pikiran pengalaman dan pendapatnya dengan benar dalam menulis. Menulis sebagai salah satu aspek keterampilan bahasa Indonesia di Sekolah Dasar merupakan keterampilan yang cukup kompleks. Selain itu pembelajaran menulis belum memfokuskan pada proses menulis tetapi berorientasi pada hasil menulis siswa sehingga proses menulis kurang mendapatkan perhatian dalam pelaksanaan pembelajaran menulis. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi melalui strategi pair check pada siswa kelas V SD Muhammadiyah Kabupaten Bantaeng. Penelitian tersebut dirinci lagi menjadi (1) mendeskripsikan proses penerapan strategi pair check dalam meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi pada siswa kelas V SD Muhammadiyah Kabupaten Bantaeng pada (a) tahap pra menulis (b) tahap saat menulis dan (c) tahap pasca menulis (2) mendeskripsikan hasil penerapan strategi pair check dalam meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi pada siswa kelas V SD Muhammadiyah Kabupaten Bantaeng pada (a) tahap pra menulis (b) tahap saat menulis dan (c) tahap pasca menulis . Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan penelitian tindakan kelas dengan teknik analisis kualitatif deskriptif. Rancangan penelitian ini mengacu pada rancangan penelitian tindakan kelas yang berupa siklus-siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap kegiatan yaitu perencanaan pelaksanaan tindakan pengamatan dan refleksi. Data penelitian ini berupa data proses dan data hasil penerapan strategi pair check dalam meningkatkan keterampilan menulis narasi. Data proses dalam penelitian ini adalah berupa proses menulis karangan siswa pada setiap siklus pembelajaran menulis karangan narasi melalui proses menulis. Data hasil dalam penelitian ini adalah berupa hasil karangan siswa pada setiap siklus pembelajaran menulis karangan narasi melalui proses menulis. Proses penerapan strategi pair check pada tahap pra menulis diwujudkan dalam bentuk kegiatan (1) membangkitkan skemata siswa (2) menentukan kelompok belajar siswa secara berpasangan (3) menyampaikan tujuan pembelajaran (4) mengajak siswa untuk memilih gambar (5) menyampaikan langkah-langkah menulis narasi dan (6) mengajak siswa untuk memulai menulis menentukan tema topik menulis kerangka karangan serta menentukan judul. Pada tahap saat menulis kegiatan pembelajaran yang dilakukan adalah (1) memberikan contoh cara mengembangkan kerangka karangan (2) menugasi siswa mengembangkan kerangka karangannya dengan memperhatikan pilihan kata yang tepat kalimat yang benar paragraf yang padu penggunaan ejaan dan tanda baca serta menyajikan unsur-unsur narasi secara mendetil dan (3) membimbing siswa menyelesaikan tugas menulis karangan narasi. Pada tahap pasca menulis kegiatan pembelajaran yang dilakukan adalah siswa merevisi dan membacakan hasil karangan (1) kegiatan merevisi dimulai dengan guru memberikan contoh pengeditan dan perevisian karangan (2) siswa merevisi unsur-unsur kebahasaan serta ejaan dan tanda baca. Kegiatan publikasi karangan dilakukan dengan siswa membacakan karangannya sementara siswa lain menyimak dan mencatat kekurangan atau kesalahan dalam karangan maupun pembacaannya dan (3) bertanya jawab siswa tentang isi dari karangan yang bacakan. Pembelajaran menulis karangan narasi melalui penerapan strategi pair check menunjukkan efektivitasnya dalam meningkatkan keterampilan siswa menulis karangan. Hasil tindakan pembelajaran tahap pra menulis ditandai dengan meningkatnya kemampuan siswa dalam hal (1) pemilihan tema (2) penulisan kerangka karangan dan (3) penentuan judul. Secara kuantitatif hasil tindakan pada tahap pra menulis siklus I adalah 72 5 dan pada siklus II 86 6. Hasil tindakan pembelajaran tahap saat menulis yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan siswa dalam hal (1) pengembangan kerangka karangan menjadi sebuah karangan yang utuh dan padu (2) organisasi gagasan (3) penggunaan unsur-unsur kebahasaan (4) penggunaan ejaan dan tanda baca serta (5) informasi faktual. Secara kuantitatif hasil tindakan siklus I adalah 60 dan pada siklus II 71 5. Hasil tindakan pembelajaran tahap pasca menulis ditandai dengan meningkatnya kemampuan siswa dalam hal perbaikan dan perevisian unsur-unsur kebahasaan dan ejaan dan tanda baca serta. Secara kuantitatif hasil tindakan pada siklus I adalah 63 dan pada siklus II 75. Secara keseluruhan rerata hasil siklus I adalah 64.5 yakni berkualifikasi cukup dan pada siklus II meningkat menjadi 76.5 yakni berkualifikasi baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pair check dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi. Berdasarkan hasil penelitian disarankan (1) kepada guru kelas diharapkan membimbing siswa yang masih mengalami kesulitan dalam belajar sehingga siswa mampu menulis dengan baik secara mandiri penerapan strategi pair check dalam pembelajaran menulis di kelas tinggi maka guru tidak hanya diharapkan menggunakan model-model dalam buku paket tetapi berupaya membuat model lain untuk setiap kegiatan pembelajaran yang dapat membantu siswa dalam meningkatkan keterampilan menulisnya (2) kepada peneliti lanjutan lain yang berminat pada bidang pembelajaran menulis untuk melanjutkan penelitian ini dengan menggunakan pendekatan-pendekatan lain yang mampu meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis karangan.