UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Strategi penetapan harga makanan siap saji pada divisi fresh, departemen Ready To Eat (RTE) di Giant Gajayana Malang / Prima Setyo Nugroho

Nugroho, Prima Setyo - Nama Orang;

Abstrak
Harga adalah elemen paling penting dalam kegiatan pemasaran dan harus selektif dalam menetapkannya. Harga juga merupakan kunci untuk memenangkan persaingan. Kotler (2005 139) menjelaskan bahwa harga adalah salah satu unsur bauran pemasaran yang menghasilkan pendapatan unsur-unsur lainnya menghasilkan biaya harga adalah unsur bauran pemsaran yang paling mudah disesuaikan ciri produk saluran bahkan promosi membutuhkan lebih banyak waktu. Hypermarket rata-rata mempunyai nilai jual 35.000 kaki persegi dan bertujuan memenuhi kebutuhan konsumen untuk produk makanan yang dibeli rutin maupun bukan makanan. Bertempat di Giant Gajayana Malang inilah penulis melaksanakan PKL untuk mengetahui strategi yang diterapkan di Giant. Giant adalah salah satu hypermarket terbesar di Malang yang menyediakan berbagai macam kebutuhan sehari-hari. Di dalam Giant ini terdapat beberapa departemen yang mempunyai tugas masing-masing dan salah satunya adalah departemen Ready To Eat(RTE). Penulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi penetapan harga pada Divisi Fresh Departemen RTE (Ready To Eat) (2) Faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan strategi penetapan harga pada Divisi Fresh Departemen RTE (Ready To Eat) di Giant Gajayana Malang (3) Strategi penetapan harga yang cocok untuk diterapkan pada Divisi Fresh Departemen RTE (Ready To Eat) di Giant Gajayana Malang. Strategi penetapan harga yang diterapkan di Giant Gajayana Malang Divisi Fresh Departemen RTE (Ready To Eat) meliputi strategi happy hour strategi harga ganjil strategi harga rabat strategi everyday low price dan comcheck. Faktor yang mendukung penetapan harga pada Divisi Fresh Departemen RTE (Ready To Eat) di Giant Gajayana Malang pelimpahan bahan mentah dari departemen lain sehingga mudah menetapkan harga sendiri proses distribusi dilakukan secara langsung tanpa perantara sehingga memudahkan penetapan harga sendiri. Faktor penghambat penetapan harga pada Divisi Fresh Departemen RTE (Ready To Eat) Giant Gajayana Malang antara lain harga bahan baku yang selalu berubah tidak stabil sehingga sulit menetapkan harga secara stabil. Kesimpulan yang dapat diambil penulis secara garis besar adalah (1) Strategi penetapan harga yang dipakai di RTE Giant Gajayana Malang yaitu strategi Everyday Low Prices (EDLP) strategi harga ganjil strategi penetapan harga Happy Hour strategi harga rabat (Multiple-unit Pricing) strategi harga heboh strategi penetapan harga berdasarkan comcheck (competitor check list) (2) Faktor pendukung dalam pelaksanaan strategi penetapan harga pada departemen RTE Giant Gajayana Malang antara lain Proses distribusi dilakukan secara langsung tanpa perantara sehingga memudahkan Giant dalam menetapkan strategi harga dan perpindahan barang antar departemen tanpa pembelian memudahkan departemen RTE untuk menetapkan harga sendiri berdasarkan produknya dan faktor penghambat dalam melaksanakan strategi penetapan harga pada departemen RTE Giant Gajayana Malang Produk yang dijual tidak tahan lama sehingga sulit menetapkan harga yang lebih tinggi (3) Strategi penetapan harga yang paling tepat diterapkan di RTE adalah Happy Hour dimana strategi tersebut bisa meningkatkan omset penjualan dan strategi harga ganjil yang sangat efektif mempengaruhi psikologis konsumen. Saran yang ingin dikemukakan penulis secara garis besar adalah (1) Untuk tetap menjaga loyalitas konsumen sebaiknya strategi happy hour tetap dipertahankan dan untuk lebih memaksimalisasi laba hendaknya RTE mencoba untuk menggunakan strategi penetapan harga yang lain (2) Untuk tetap memudahkan penetapan harga sendiri sebaiknya RTE tetap pada satu saluran distribusi untuk mencegah perbedaan harga bahan mentah dan RTE harus lebih selektif dalam memilih bahan mentah agar produk yang siap saji bisa tetap tahan lama dan tidak mudah rusak karena kebanyakan bahan mentah yang digunakan adalah limpahan dari departemen lain (3) Sttrategi happy hour memang sangat efektif tapi meskipun begitu staf RTE juga harus tetap menjaga kualitas produknya meskipun produk yang dijual harganya murah dan bisa meyakinkan konsumen bahwa produknya tidak rusak dan masih layak makan.


Informasi Detail
DDC
Rp 658.816 NUG s
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi D3 Manajemen Pemasaran, 2009.
Deskripsi Fisik
viii, 89 lembar : il. : tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
01902/KI/09
Edisi
Tugas Akhir (Diploma)--Universitas Negeri Malang, 2009
Subjek
1. HARGA, PENETAPAN - STRATEGI
Pembimbing
1. RACHMAD HIDAYAT
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik