Tugas Akhir
Analisis sistem pengendalian intern terhadap penyelesaian klaim produk asuransi kecelakaan pribadi (JP-ASPRI) pada PT Jasaraharja Putera Kantor Perwakilan Kediri / Lilis Anitasari
Abstrak
ABSTRAK Anitasari Lilis. 2009. Analisis sistem pengendalian intern penyelesaian klaim produk asuransi kecelakaan pribadi (JP-Aspri) pada PT Jasaraharja Putera kantor perwakilan Kediri . Tugas akhir Program Studi Diploma III Akuntansi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Sriyani Mentari S.Pd. M. M. Kata Kunci Asuransi kecelakaan pribadi Pengendalian intern. Setiap pilihan yang kita ambil mempunyai risiko yang harus kita hadapi. Kecelakaan dapat terjadi dimana saja dan bersifat tiba-tiba. Dinamika dan aktivitas masyarakat dimanapun berada memerlukan perlindungan yang memberi rasa aman dari ketidakpastian karena risiko selalu ada di segala tempat dan setiap saat. Salah satu cara untuk menghindari atau meminimumkan risiko tersebut adalah dengan mengasuransikannya kepada perusahaan asuransi. Asuransi kecelakaan pribadi adalah asuransi kecelakaan dimana diri pribadi sebagai obyek pertanggungannya dan risiko yang dijamin adalah orang pribadi yang mengalami kecelakaan yang mengakibatkan luka cacat meninggal dunia yang sifat dan tempatnya dapat ditentukan oleh dokter. Tujuan penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui pengendalian intern terhadap prosedur penyelesaian klaim asuransi kecelakaan diri dan untuk mengetahui hasil evaluasi atas pengendalian intern terhadap prosedur penyelesaian klaim tersebut. Data yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi pustaka dan studi lapangan yang diperoleh dengan mengumpulkan dan mempelajari referensi yang berkaitan dengan masalah yang dibahas dan dengan cara wawancara langsung dengan pihak yang terkait serta dokumentasi data-data yang ada dalam perusahaan yang mendukung permasalahan. Berdasarkan hasil pengamatan dan data yang diperoleh PT Jasaraharja Putera belum melaksanakan pengendalian intern dengan efektif dalam pelaksanaan prosedur pengajuan dan pembayaran klaim masih terdapat beberapa kelemahan diantaranya penanggung jawab perwakilan terjun langsung dalam menerima menyusun dan menyimpan formulir pengajuan klaim dan membuat catatan administrasi. Bagian klaim yang bertugas menerima klaim juga berwenang memproses data ke dalam komputer. Slip pelunasan dari bagian keuangan dibuat rangkap dua. Bagian keuangan berwenang membuat catatan pembayaran klaim ke dalam buku pelunasan. Dari kesimpulan yang ada disarankan agar pengendalian intern lebih diefektifkan lagi terutama pemisahan tugas dengan memisahkan bagian administrasi dengan bagian lain slip pelunasan dibuat rangkap tiga bagian keuangan tidak berwenang mencatat buku pelunasan tetapi hanya membuat rekapitulasi pengeluaran kas. Selain itu PT Jasaraharja Putera perlu membuat password khusus sebagai tindak pengamanan akses data komputer.