Skripsi
Penerapan metode pembelajaran menulis bahasa Arab bagi siswa kelas VII MTsN II Muncar Banyuwangi / Pujihayu Sayekti
Abstrak
Sayekti Pujihayu. 2009. Penerapan Metode Pembelajaran Menulis Bahasa Arab bagi siswa kelas VII MTsN II Muncar Banyuwangi. Skripsi Jurusan Sastra Arab Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. M. Syathibi Nawawi M. Pd Kata Kunci metode pembelajaran menulis bahasa Arab MTsN II Muncar. MTsN II Muncar Banyuwangi adalah sekolah yang mempunyai visi mewujudkan manusia yang bertaqwa yaitu manusia yang beriman dan berakhlaqul karimah berkepribadian berilmu terampil dan mampu mengaktualisasikan dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Sekolah ini menjadikan Bahasa Arab sebagai salah satu mata pelajaran yang diajarkan. Penelitian ini dilakukan di MTsN II Muncar Banyuwangi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang mendeskripsikan variabel penelitian untuk mengungkapkan gejala secara menyeluruh dan sesuai dengan konteks melalui pengumpulan data dengan memanfaatkan diri peneliti sebagai instrumen kunci. Analisis data yang dilakukan adalah mengedit data untuk melihat kelengkapannya mengklasifikasikan data untuk menjawab masalah dan mengumpulkan hasil penelitian berdasarkan masalah yang telah dirumuskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran menulis bahasa Arab bagi siswa kelas VII MTsN II Muncar Banyuwangi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode menulis yang digunakan pada sekolah MTsN II Muncar Banyuwangi ini adalah metode pembelajaran menulis dengan cara menyalin yang dalam pelaksanaannya siswa hanya diminta untuk menyalin tulisan baik dari papan tulis maupun dari buku. Metode ini sebenarnya dianggap kurang ada gunanya karena tidak memerlukan proses berfikir. Akan tetapi metode pembelajaran menulis dengan cara menyalin ini siswa juga belajar dan melatih dirinya untuk menulis dengan tepat sesuai dengan contoh. Dalam metode ini siswa hanya diminta untuk menyalin tulisan yang sama. Hal ini diterapkan di kelas VII karena siswa pada kelas VII dipersepsikan masih kurang mampu menuliskan kata-kata bahasa Arab. Materi yang diajarkan pada kelas VII adalah materi yang bersifat kontekstual artinya materi ini tidak jauh dari kehidupan siswa kelas VII yaitu tentang kelas rumah sekolah dan lain-lain. Media yang digunakan dalam pembelajaran ini adalah guru sering menggunakan benda langsung sebagai media. Terkadang guru juga menggunakan kartu gambar sebagai media. Kendala yang terlihat yang dihadapi adalah latar belakang siswa yang berbeda kurangnya motivasi siswa besarnya jumlah siswa dalam satu kelas dan kurangnya perbendaharaan kata yang dikuasai oleh siswa. Solusi yang diberikan adalah siswa mengikuti pendidikan tambahan di luar jam sekolah guru meningkatkan variasi pembelajaran mengefektifkan hafalan kosakata dan mengintensifkan latihan-latihan.