Skripsi
Pengaruh inflasi, nilai tukar rupiah, ROA (Return On Assets) dan ROE (Return On Equity) terhadap harga saham (studi pada perusahaan manufaktur yang listing di Bursa Efek Indonesia periode 2005-2007) / Wawan Kristanto
Abstrak
ABSTRAK i Kristanto Wawan. 2009. Pengaruh Inflasi Nilai Tukar Rupiah ROA (Return On Assets) dan ROE (Return On Equity) Terhadap Harga Saham (Studi pada perusahaan manufaktur yang listing di Bursa Efek Indonesia Periode 2005-2007). Skripsi Jurusan Manajemen Konsentrasi Keuangan Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. F. Danardana Murwani M.M (II) Dr. H. Agung Winarno M.M. Kata Kunci Inflasi Nilai Tukar Rupiah ROA (Return On Assets) dan ROE (Return On Equity) dan Harga Saham. Pembelian saham melalui pasar modal merupakan salah satu alternatif dalam berinvestasi. Dalam hal ini para investor perlu melihat faktor-faktor yang berkaitan dengan dinamika harga saham agar bisa mengambil keputusan tentang saham perusahaan yang dipilih. Faktor tersebut adalah berkaitan dengan ekonomi makro dan kinerja keuangan perusahaan. Adapun perusahaan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang listing di BEI pada tahun 2005-2007. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Inflasi Nilai Tukar Rupiah ROA (Return On Assets) dan ROE (Return On Equity) Terhadap Harga Saham (Studi Pada Perusahaan Manufaktur yang Listing di Bursa Efek Indonesia Periode 2005-2007). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Inflasi Nilai Tukar Rupiah ROA (Return On Assets) dan ROE (Return On Equity). Sementara itu variabel terikat adalah Harga Saham. Populasi yang digunakan adalah semua perusahaan manufaktur yang listing di BEI pada periode 2005-2007 dimana dari populasi tersebut dipilih sampel dengan menggunakan metode purposive sampling dalam hal ini sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 30 perusahaan berdasarkan tigapuluh urutan aset terbesar perusahaan manufaktur yang listing di BEI selama tahun 2005-2007. Dalam penelitian ini metode pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi data sekunder. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Selanjutnya untuk pengujian data digunakan uji signifikan parameter individual (uji statistik t) dan untuk menguji secara simultan digunakan uji signifikansi simultan (uji statistik F). Koefisien determinasi digunakan untuk mengukur proporsi besarnya variabel bebas yang mampu menerangkan variabel terikat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh secara parsial dari variabel Nilai Tukar Rupiah dan ROE (Return On Equity) terhadap Harga Saham. Sedangkan untuk variabel Inflasi dan ROA (Return On Assets) terdapat pengaruh yang signifikan terhadap Harga Saham. Secara bersama-sama terdapat pengaruh yang signifikan antara Inflasi dan Nilai Tukar Rupiah terhadap Harga Saham serta antara ROA (Return On Assets) dan ROE (Return On Equity) terhadap Harga Saham. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini maka disarankan agar (1) Bagi investor diharapkan untuk melakukan analisis melalui penilaian atas kinerja keuangan perusahaan maka para investor dapat memperoleh informasi atas kinerja yang telah dicapai oleh perusahaan dan pada akhirnya tidak merugikan para investor dimasa yang akan datang (2) Bagi perusahaan diharapkan untuk meningkatkan kinerja keuangannya sehingga secara langsung dapat meningkatkan pengembalian saham yang ditawarkan oleh investor dengan demikian dapat digunakan sebagai daya tarik bagi calon investor untuk berinvestasi pada perusahaan (3) Bagi peneliti selanjutnya diharapkan untuk selanjutnya memperbaharui periode penelitian yang digunakan dan menambah atau mengganti variabel-variabel yang mempengaruhi Harga Saham. ii