Tugas Akhir
Penerapan siklus belajar (5E the learning cycle model) untuk meningkatkan keterampilan proses IPA siswa kelas VII G SMPN 20 Malang tahun ajaran 2008/2009 / Soesy Sri Wulandari
Abstrak
Guru dalam melaksanakan proses pembelajaran dituntut untuk dapat menguasai model pembelajaran dan menyesuaikannya dengan materi pelajaran sehingga dapat tercapai tujuan pembelajaran dengan baik. Berdasarkan observasi bahwa siswa di SMPN 20 Malang dalam belajar geografi masih cenderung pasif menghafalkan teori saja kurang bersemangat belajar metode yang diterapkan guru yaitu ceramah dan tanya jawab serta hasil ulangan harian mereka sesuai dengan standar ketuntasan 65 terdapat sekitar 75% siswa yang harus mengikuti remidi. Kondisi yang demikian membutuhkan suatu perubahan dalam menerapkan model pembelajaran. Salah satu model pembelajaran yang perlu diterapkan adalah model siklus belajar (Learning Cycle). Model pembelajaran ini dalam penerapannya siswa belajar berdasarkan pengetahuan dan pengalamannya. Kemudian mereka dibimbing untuk dapat menemukan suatu konsep baru untuk memperkaya pengetahuannya. Kemudian siswa menerapkannya ke dalam situasi yang lain atau kehidupan sehari-hari. Siklus belajar dalam penelitian ini terdiri dari tiga fase yaitu fase eksplorasi fase pengenalan konsep dan fase penerapan konsep. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui apakah penerapan model siklus belajar dapat meningkatkan keaktifan belajar IPA siswa kelas IX di SMPN 20 Malang (2) mengetahui apakah penerapan model siklus belajar dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IX di SMPN 20 Malang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan dua siklus tindakan. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII G di SMPN 20 Malang yang terdiri dari 44 siswa. Keaktifan siswa selama kegiatan belajar diamati dengan menggunakan instrumen yang berupa pedoman observasi. Hasil belajar siswa diukur dengan instrumen berupa tes yang diberikan pada sebelum pembelajaran (pretes) dan setelah akhir siklus pembelajaran (postes). Untuk menunjang data penelitian digunakan data aktifitas guru selama pembelajaran dan foto aktifitas siswa. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan belajar siswa meningkat yaitu dari skor 28 dengan nilai cukup menjadi 38 dengan nilai baik. Selain itu hasil belajar siswa juga meningkat dari baik dengan nilai rata-rata 74 32 menjadi sangat baik dengan nilai rata-rata 96 25. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan guru bidang studi geografi dapat menggunakan model siklus belajar (Learning Cycle) yang disesuaikan dengan materi selama proses pembelajaran.