Tugas Akhir
Penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan prestasi belajar IPS siswa kelas IV SDN Penanggungan Klojen Kota Malang / Siti Fatimah
Abstrak
ABSTRAK Fatimah S 2009 Penerapan Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Prestasi Belajar IPS pada Siswa Kelas IV SDN Penanggungan Kecamatan Klojen Kota Malang Laporan Perbaikan Pembelajaran Pemantapan Kemampuan Mengajar Program Sertifikasi Guru Sekolah Dasar Melalui Jalur Pendidikan Universitas Negeri Malang Dosen Pembimbing Dra. Sri Harmini S.Pd M.Pd. Kata kunci Prestasi Belajar IPS Pembelajaran Kontekstual. Di sekolah dasar saat ini pendidikan Pengetahuan Sosial menunjukkan indikasi bahwa pola pembelajarannya masih berpusat pada siswa. Metode yang digunakan pun cenderung hanya ceramah saja dengan alasan lebih efektif dan bisa mencakup materi yang luas. Kecenderungan pembelajaran yang demikian mengakibatkan lemahnya potensi diri siswa dalam pembelajaran sehingga prestasi belajar yang dicapai tidak optimal. Dari paparan latar belakang maka tujuan penelitian ini adalah untuk Mendeskripsikan penerapan pendekatan kontekstual dalam mata pelajaran IPS kelas IV di SDN Penanggungan Kecamatan Klojen Kota Malang dan Menjelaskan hasil belajar siswa selama pembelajaran dengan menerapkan pendekatan kontekstual berlangsung. Pendekatan Pembelajaran kontekstual adalah pembelajaran yang mengaitkan materi pelajaran dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa untuk menerapkan pengetahuannya dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini mempunyai 7 komponen yakni kontruktivisme inkuiri bertanya masyarakat belajar pemodelan refleksi dan penilaian sebenarnya. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan secara Kolaboratif dengan Guru Mata Pelajaran IPS di kelas IV. Sebagai sumber data utamanya dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Penanggungan Kecamatan Klojen Kota Malang Semester II tahun Pelajaran 2008/2009 yang berjumlah 35 siswa Tehnik pengumpulan data melalui Pengamatan Wawancara Dokumentasi dan tes hasil belajar. Pelaksanaan pembelajaran pada setiap tindakan dalam penelitian ini akan berakhir jika tingkat keberhasilan masing-masing subyek penelitian mendekati nilai ketuntasan minimal kelas dan Komptensi Dasar. Nilai KKM untuk bidang studi IPS adalah 6 5 sedangkan nilai ketuntasan minimal Kompetensi Dasar Aktivitas Ekonomi adalah 6 2. Pada siklus pertama yang belum tuntas 15 siswa dengan nilai rata-rata kelas 68 29 dan pada siklus kedua yang belum tuntas 6 siswa dengan nilai rata-rata kelas 76 86. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dan siswa lebih bergairah dan termotivasi dalam pembelajaran IPS. Disarankan bahwa dalam pembelajaran IPS menggunakan metode pembelajaran yang mendorong minat siswa untuk mengikuti pembelajaran memberi kesempatan yang lebih luas kepada siswa untuk mengembangkan potensi siswa dan perlu disajikan suasana pasar yang alami agar siswa mendapatkan pengalaman yang lebih berharga.