Tugas Akhir
Sistem keamanan rumah menggunakan kamera CCTV dengan PIR sebagai pendeteksi gerakan / Arin Widianang
Abstrak
ABSTRAK Widianang Arin. 2009. Sistem Keamanan Rumah Menggunakan Kamera CCTV dengan PIR Sebagai Pendeteksi Gerakan. Jurusan Teknik Elektro. Program Studi D3 Teknik Elektronika. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Wahyu Sakti G.I. M.Kom. (II) Anik Nur Handayani S.T. M.T. Kata Kunci Sensor Kamera Komputer Di dalam sebuah rumah tentunya banyak benda penting yang tersimpan di beberapa ruangan. Semakin banyak ruangan yang menyimpan benda-benda penting maka semakin tinggi kebutuhan sistem keamanan rumah tersebut. Rasanya kurang efisien jika semua tugas itu dikerjakan oleh tenaga manusia. Melihat perkembangan teknologi khususnya komputer kamera CCTV (Closed Circuit Television) dan PIR (Passive Infra Red) ini dapat digunakan dalam pengembangan sistem pengaman. Prinsip kerja dari sistem secara keseluruhan yaitu jika ada manusia yang terdeteksi oleh sensor PIR (Passive Infra Red) maka sensor akan mengeluarkan tegangan 3.3 volt tegangan tersebut akan dikuatkan dan dibalik oleh IC Schimtt Trigger .Keluaran dari IC Schimtt Trigger digunakan sebagai masukan ke Komputer dan Komputer akan merespon dengan menggerakkan kamera CCTV ke arah sensor yang mendeteksi gerakan. Sensor PIR (Passive Infra Red) yang digunakan sebanyak tiga buah yang diletakkan secara segaris sehingga jika ada orang yang datang dari samping kanan kiri maupun dari tengah akan terdeteksi oleh sensor. Sedangkan peletakan kamera dan mekaniknya sejajar atau segaris dengan sensor yang tengah sehingga objek yang terdeteksi oleh sensor kanan dan kiri dapat terambil gambarnya oleh kamera CCTV. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah Delphi 7. Motor yang digunakan untuk menggerakkan kamera CCTV adalah motor stepper dan motor DC. Motor stepper digunakan untuk menggerakkan kamera ke kanan kiri dan tengah. Sedangkan motor DC digunakan untuk menggerakan kamera CCTV ke atas dan ke bawah. Pergerakan kamera ketika sensor mendeteksi gerakan adalah kamera ke arah sensor yang mendeteksi kemudian ke bawah setelah beberapa detik kemera kembali keatas dan menghadap tengah. Hasil dari pengujian yaitu keluaran dari sensor jika mendeteksi gerakan 3.33 volt sebaliknya jika tidak mendeteksi gerakan 0.34 volt. Keluaran dari IC schmitt triger jika IC mendapat masukan dari sensor maka keluaran dari IC 0.15 volt dan jika sebaliknya maka keluaran dari IC 4.97 volt. Kamera diletakkan dengan kemiringan 70 deg karena pada kemiringan tersebut wajah manusia yang dapat ditangkap oleh kamera lebih lama atau dengan jarak lebih panjang yaitu jika kamera berada di atas tinggi orang 165 cm dapat terlihat dari jarak 320 cm sampai 120 cm dari kamera dan jika kamera berada di bawah tinggi orang 165 cm dapat terlihat dari jarak lebih dari 400 cm sampai 158 cm.