Tugas Akhir
Implementasi siklous belajar sains untuk meningkatkan kerja ilmiah dan hasil belajar biologi siswa kelas VIII-C SMP Negeri 4 Malang tahun pelajaran 2008/2009 / Mastini
Abstrak
ABSTRAK Mastini. 2009. Implementasi Siklus Belajar Sains untuk Meningkatkan Kerja Ilmiah dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas VIII-C SMP Negeri 4 Malang Tahun Pelajaran 2008/2009. Pembimbing I Drs. Soewolo M.Pd Pembimbing II Balqis S.Pd M.Si Kata-kata kunci siklus belajar sains kerja ilmiah hasil belajar biologi Berdasarkan hasil observasi terhadap siswa dan wawancara dengan guru mata pelajaran tentang proses pembelajaran biologi yang selama ini telah dilaksanakan terdapat beberapa kendala yang dihadapi antara lain (1) model pembelajaran kooperatif yang pernah diterapkan misalnya STAD dan TGT belum cukup mengarahkan siswa untuk melakukan kerja ilmiah (2) dari hasil jajak pendapat tentang pembelajaran yang selama ini dialami oleh siswa 27 5% (11 siswa) menyatakan penerapan kerja ilmiah sudah baik 47 5% (19 siswa) menyatakan cukup dan 25% (10 siswa) menyatakan kurang. Tetapi ketika peneliti mengadakan wawancara lisan dengan beberapa siswa mereka mengasumsikan bahwa kerja ilmiah adalah praktikum. Dari fakta ini dapat dikatakan bahwa penerapan kerja ilmiah dalam pembelajaran masih kurang (3) hasil ulangan harian terdahulu masih banyak yang di bawah KKM yang telah ditetapkan yaitu sebesar 72. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dilaksanakan dari bulan Maret sampai dengan Mei 2009 dengan menggunakan 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari 3 tahap yaitu (1) perencanaan (2) pelaksanaan tindakan dan observasi (3) evaluasi dan refleksi. Metode pembelajaran yang diimplementasikan yaitu siklus belajar sains yang terdiri dari 4 tahap yaitu (1) eksplorasi (2) eksplanasi (3) ekspansi dan (4) evaluasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan kerja ilmiah dan hasil belajar siswa (ranah kognitif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja ilmiah dan hasil belajar siswa kelas VIII-C SMPN 4 Malang dapat ditingkatkan melalui implementasi siklus belajar sains. Kerja ilmiah siswa pada siklus 1 memperoleh persentase ketercapaian secara klasikal sebesar 87 77% (sangat baik) dan meningkat pada siklus 2 yang mencapai 96 43% (sangat baik). Hasil belajar siswa pada siklus 1 menunjukkan nilai rata-rata 68 dengan ketuntasan klasikal sebesar 60% dan pada siklus 2 mengalami peningkatan nilai rata-rata menjadi 87 dengan ketuntasan klasikal 95%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa implementasi siklus belajar sains dalam pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan kerja ilmiah dan hasil belajar Biologi siswa kelas VIII-C SMP Negeri 4 Malang. Saran yang peneliti sampaikan berdasarkan hasil penelitian ini yaitu (1) untuk meningkatkan kerja ilmiah dan hasil belajar Biologi siswa disarankan untuk mengimplementasikan siklus belajar sains (2) disarankan bagi guru maupun peneliti lain agar menggunakan modul dalam proses pembelajaran agar semua aspek dari kerja ilmiah siswa dapat dicapai dengan optimal.